Pasar Beringharjo Tetap Menjadi Tujuan Utama Wisatawan untuk Membeli Batik.

Pasar Beringharjo merupakan salah satu tujuan wisatawan jika sedang berkunjung ke Yogyakarta.

Editor: oda
tribunjogjamagang/winda rahayu
Los batik di pasar Beringharjo dipadati pembeli, Kamis (25/8/2016). 

Laporan Reporter Magang Tribun Jogja, Winda Rahayu

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar Beringharjo merupakan salah satu tujuan wisatawan jika sedang berkunjung ke Yogyakarta.

Pasar yang buka mulai dari pukul 07.00 sampai dengan 17.00 WIB ini menyediakan berbagai macam oleh-oleh khas Yogya. Salah satunya adalah batik.

Batik dari harga Rp. 35 ribu sampai dengan ratusan ribu tersedia di sini. Di pintu masuk pasar Beringharjo, banyak los-los batik yang menjual batik. Batik-batik yang di jual kebanyakan merupakan batik cetak asal Pekalongan.

Ningsih salah satu penjaga los mengatakan bahwa wisatawan masih tetap tertarik untuk berkunjung dan membeli batik di pasar beringharjo. Ia mengatakan batik yang di jual antara lain batik katun, santum, dan plimisima.

Namun, berbeda dengan Dion, anak dari pemilik Los batik ini mengungkapkan bahwa untuk sekarang pembeli sedikit berkurang dikarenakan sudah marak pasar online dan juga parkir yang semakin jauh.

"Agak berkurang semenjak banyak online dan juga mungkin karena lahan parkir di sekitar sini sudah jarang ada" ujarnya, Kamis (25/8/2016).

Siti, wisatawan asal Sumatra ini mengatakan senang belanja batik di pasar Beringharjo karena selain banyak model dan motifnya juga harganya murah.

"Terjangkau, banyak modelnya bisa nawar juga senang pokoknya puas belanja di sini" katanya sambil memilah batik. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved