Imam Priyono Bantah Terlibat Kasus Pengadaan Seragam Atlet

Polda DIY saat ini tengah mengusut laporan penyimpangan pengadaan seragam atlet kontingen Kota Yogyakarta karena tidak melalui proses lelang.

Imam Priyono Bantah Terlibat Kasus Pengadaan Seragam Atlet
Tribun Jogja/ Hamim Thohari
Imam Priyono saat meninjau pasar sore di Jogokariyan, Sabtu (28/6)

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Wakil Wali Kota Yogyakarta, Imam Priyono disebut terlibat dalam kasus pelanggaran administrasi terkait pengadaan seragam atlet kontingen Porda Kota Yogyakarta.

Adapun anggaran pengadaan seragam tersebut di APBD Kota Yogyakarta sebanyak Rp 639,7 juta.

Seperti diketahui, Polda DIY saat ini tengah mengusut laporan penyimpangan pengadaan seragam atlet kontingen Kota Yogyakarta karena tidak melalui proses lelang.

Menurut pengurus KONI Kota Yogyakarta, Kus Murbono, pengadaan tanpa lelang itu lantaran waktu yang sudah mendesak.

Menurut Ibon, sapaan akrab dari Kus Marbono, pengadaan tanpa lelang tersebut diputuskan setelah berkonsultasi dengan Imam Priyono. Saat itu, Imam mempersilakan.

Dengan catatan, pengadaan tidak fiktif, anggaran tidak di mark up, dan harus ada saksi yang menyaksikan pengadaan.

Namun demikian, Ibon mengaku dalam rapat sebelumnya, KONI mengendaki proses lelang dilakukan.

Hanya saja untuk melakukan lelang membutuhkan waktu, setidaknya tiga bulan. Sehingga pihaknya khawatir menghambat persiapan kontingen Kota Yogyakarta di Porda.

Menanggapi itu, Imam Priyono membantah terlibat dalam kasus pelanggaran administrasi terkait pengadaan seragam atlet di Porda.

Dia mengaku tidak memberi arahan kepada salah seorang pengurus KONI Kota Yogyakarta, Kus Murbono untuk melakukan pengadaan tanpa lelang.

Halaman
12
Penulis: mrf
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved