Pencuri Ular di Pasty Ini Nekat Jual Hasil Curian di Lokasi dan Hari yang Sama

Penjual satwa yang tahu pasti ciri-ciri ular yang hilang lantas berkoordinasi dengan pihak keamanan dan meringkus pelaku.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang pencuri ular di kios Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) nekat menjual hasil curiannya di pasar itu pula.

Penjual satwa yang tahu pasti ciri-ciri ular yang hilang lantas berkoordinasi dengan pihak keamanan dan meringkus pelaku.

Sementara itu, Kapolsek Mantrijeron, Kompol Totok mengungkapkan, akhir pekan kemarin, kios milik Sula Pakqi Andaruna dibobol maling dan dua ular jenis retic platinum dan ball python senilai Rp 3 juta hilang.

Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan pasar dan Polsek Mantrijeron.

Atas laporan itu, petugas memeriksa saksi penyelidikan juga mengarah dengan melihat rekaman CCTV.

Tersangka, Dwi (25) warga Kasihan Bantul terlihat masuk pasar dari pintu utara dan keluar melalui pintu selatan dengan membawa sesuatu.

Kemudian, tanpa rasa bersalah dan takut ketahuan, di hari yang sama, tersangka justru menawarkan ular hasil curian ke salah satu pedagang di Pasar Pasty.

"Tersangka ini masuk kandang macan. Dia menawarkan ular dengan cara menunjukkan foto di penjual satwa di blok yang berbeda," terang Kapolsek.

Tak disangka tersangka, para pedagang sudah mengetahui kejadian itu dan saling berkoordinasi. Bahkan banyak diantara mereka yang hafal dengan karakter dan corak-corak ular.

Meyakini ular itu hasil curian, seorang pedagang itu menyatakan siap membeli dan meminta barangnya di bawa ke pasar.

Selanjutnya pedagang pasar menghubungi petugas Polsek Mantrijeron untuk berkoordinasi melakukan penangkapan. Begitu tersangka datang membawa ular hasil curian, pedagang Pasar Pasty sempat meluapkan emosinya.

Alhasil Dwi babak belur dihajar massa. Beruntung petugas segera tiba di TKP dan mengamankan tersangka. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved