Dewan Nilai Layanan Internet di Bantul Buruk

Anggaran untuk layanan internet jumlahnya bermiliar-miliar, namun nyatanya akses internet di lingkungan Pemda Bantul dinilai kurang memuaskan.

Penulis: usm | Editor: oda

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul, menyoroti akses layanan internet di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul yang dinilai buruk.

Kondisi menjadi keprihatinan anggota dewan, apalagi penggunaan layanan internet di era sekarang menjadi kebutuhan vital bagi setiap Pemda, termasuk Pemda Bantul.

"Layanan internet yang disediakan Pemda Bantul, yang pelayanannya terpusat di Kantor Pengolahan Data Telematika (KPDT) Bantul tergolong buruk. Kondisi ini tak sebanding jika melihat anggaran yang dihabiskan, pasti tidak sepadan," jelas anggota Banggar DPRD Bantul, Setiya.

Apa yang disampaikan Setiya ini mengacu atas realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bantul tahun 2015.

Setiya menyebut meski anggaran yang dihabiskan KPDT Bantul untuk layanan internet jumlahnya bermiliar-miliar, namun nyatanya akses internet di lingkungan Pemda Bantul dinilai kurang memuaskan.

"Untuk anggaran sebesar itu, mestinya layanan yang bisa kita dapatkan lebih baik dari kondisi saat ini," imbuhnya.

Buruknya layanan akses Internet di lingkungan Pemda Bantul menurut Setiya bisa dilihat dari banyaknya kalangan yang mengeluhkan lambatnya akses Internet.

Buruknya layanan Internet ini menurut Setiya juga bisa dibuktikan dengan test kualitas, sehingga bisa menunjukkan buruknya kualitas Internet di lingkungan Pemda Bantul.

"Dengan adanya test kualitas, buruknya jaringan internet tidak hanya bisa diketahui secara objektif, tapi juga valid. Untuk test ini bisa dilakukan siapa saja," tukasnya.

Selain dikeluhkan sebagaian pegawai Pemda Bantul, keluhan buruknya layanan internet juga datang dari masyarakat, salah satunya dari para pengunjung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul.

Tentu kondisi seperti ini menurut Setiya berpotensi menurunkan kualitas layanan Pemda Bantul terhadap kebutuhan masyarakat.

Akses layanan internet di lingkungan Pemda Bantul bila dimaksimalkan secara optimal menurut Setiya bisa berkonstribusi besar terhadap pembangunan daerah, apalagi banyak sektor di Bantul yang masih bisa dikembangkan dengan bantuan jaringan internet.

"Karena penggunaan layanan internet begitu penting, makanya kami selaku pimpinan Komisi B juga selalu mendorong penggunaan Internet di semua Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) mitra kerja kami," tegas Setiya yang juga tercatat sebagai Wakil Ketua Komisi B DPRD Bantul ini. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved