Jogjatronik Kebakaran Api Berasal dari Toko di Lantai Dua
Sekuriti Jogjatronik Putradi, sekitar pukul 21.00 WIB alarm kebakaran menyala dan ia bersama petugas lain melakukan pengecekan.
Penulis: Santo Ari | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kebakaran terjadi di Jogjatronik Mall Yogyakarta, Selasa (28/6/2016) tepatnya di salah satu toko yang ada di lantai dua. Beruntung api cepat dipadamkam sehingga tidak merambat ke toko lain, dan tak ada korban jiwa.
Sekuriti Jogjatronik Putradi, sekitar pukul 21.00 WIB alarm kebakaran menyala dan ia bersama petugas lain melakukan pengecekan. "Yang terbakar konter laptop di lantai dua, saat itu sudah tidak ada pengunjung karena memang sudah tutup," ujarnya.
Kecurigaannya mengarah ke toko yang di lantainya terdapat air menggenang dari penyemprot api otomatis. Namun pihaknya masih harus mendobrak rollingdoor untuk membuka toko tersebut. Dari pantauannya, ia menduga api berasal dari instalasi listrik di dalam toko.
Selain mengamankan barang elektronik yang ada di dalam toko, ia berusaha memadamkan api dengan
APAR (alat pemadam api ringan) dan hydrant. Sebelum mobil pemadam kebakaran datang, api sudah dapat dikendalikan.
Peristiwa itu juga membuat relawan dari komunitas Code ikut turun tangan memadamkan api. Edi Kumbang, anggota Komunitas Code yang ikut masuk dan melihat sumber api menjelaskan bahwa titik api berasal dari sebuah instalasi listrik.
Para personel dan relawanpun harus berjuang memadamkan api dalam kondisi gelap karena aliran listrik otomatis terputus. Sementara karena di dalam ruangan, asap mengepul di dalam gedung.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY turut terjun ke lokasi kejadian dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran. Namun belum sempat dipakai, api sudah padam dengan hydrant dari dalam gedung.
Api sudah berhasil dipadamkan sekitar dua puluh menit dari kemunculannya. Kapolsek Gondomanan Kompol Danang Kuntadi mengatakan api tidak membesar, tidak merembet ke toko lain dan hanya membakar tembok serta instalasi listrik. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik.
"Api tidak melahap barang elektronik. Kerugian malah karena barang elektronik kena air," jelasnya.
Kapolsek memastikan bahwa penyemprot api otomatis dan hydrant berfungsi normal, sehingga api dengan cepat dapat dipadamkan.
Dalam peristiwa ini, selain reserse untuk menyelidiki penyebab kebakaran, kepolisian menerjunkan personel Sabhara untuk mengamankan lokasi kejadian.
Kapolresta Yogyakarta AKBP Tommy Wibisono turut meninjau lokasi titik terjadinya kebakaran. Ia memastikan tak ada lagi warga sipil di dalam gedung.
Lokasi Jogjatronik tetap dijaga ketat agar tak ada pihak-pihak yang keluar masuk ke lokasi kejadian. Semua dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak yang memanfaatkan kejadian untuk melakukan tindakan yang tak diinginkan.
"Tetap dijaga dan nggak boleh masuk. Isinya kan elektronik semua, jadi jaga-jaga jangan sampai ada yang keluar masuk," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jogjatronik_dvgdf_20160628_225616.jpg)