Pelebaran Jalan Bawah Flyover Jombor Dikebut
Namun untuk arus mudik lebaran tahun 2016, Dishub DIY mengatakan masalah tersebut akan teratasi, hal ini seiring dengan selesainya pembebasan lahan
Penulis: khr | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza
TRIBUNJOGJA.COM, JOGJA - Fly over Jombor Sleman selama ini menjadi salah satu titik yang menyebabkan kemacetan panjang jika tiba waktunya libur, karena jalur yang sempat di bawah Fly Over.
Namun untuk arus mudik lebaran tahun 2016, Dishub DIY mengatakan masalah tersebut akan teratasi, hal ini seiring dengan selesainya pembebasan lahan yang berada di samping flyover.
Hingga Rabu (23/6/2016) siang sejumlah petugas terlihat masih membereskan kawasan tersebut hingga arus lalu lintas yang menuju ke utara dialihkan sementara.
"Kalau kemarin-kemarin terjadi botle neck di Jombor sekarang kita sudah koordinasikan dengan dinas PU untuk membereskannya," jelas Kepala Dishub DIY Sigit Haryanta saat ditemui di Kantor DPRD DIY, Jl Malioboro Yogyakarta Rabu (23/6/2016).
Nantinya bagian kanan kiri yang masih berupa bangunan akan dibuka dan dibersihkan agar lebih lebar, sementara di bagian lantai akan dikeraskan walaupun belum akan diaspal sebelum lebaran
Proyek ini dijadwalkan akan selesai H-7 lebaran sehingga sudah bisa dilalui saat puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada H-3 lebaran.
"Walaupun belum dikeraskan yang penting pandangannya sudah luas dan mengurangi macet," tambah Sigit.
Selain di sana semua jalur utama mudik di wilayah DIY diakui dalam kondisi aman dan siap, sementara jalur alternatif ada satu jembatan di Turi yang belum jadi dan menggunakan jembatan darurat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bereskan-jalan-di-bawah-flyover-jombor_20160623_191958.jpg)