Cerita Pendek

CERPEN: Maaf Sayang, Aku Selingkuh . . .

Atika diam, menunduk, mengeratkan pegangan tangannya ke lengan Riko. Hanya butuh dua detik baginya untuk menjatuhkan air mata, deras meski tak terisak

Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Mona Kriesdinar
Huffington Post
Ilustrasi menangis 

DI TENGAH deru mesin motor yang semakin gaduh dan jalanan bertambah riuh, ponsel Riko bergetar pertanda ada pesan singkat yang masuk. "Sayang, aku mau bicara tapi jangan marah ya."

Begitu isi pesan dari Atika, sang kekasih yang tinggal di lain kota.Tak biasanya Atika mengetikkan kalimat demikian.

Curiga gegas merambati hati Riko. Ada apa gerangan, apa yang terjadi, mungkinkah hal yang ditakutkan selama ini menjadi nyata.

Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved