Album Baru Knockdown Bakal Rilis di Amerika

Berbagai isu disuarakan lewat ‘The War’, mulai pertemanan hingga kritik tentang sosial-politik dalam lirik-liriknya.

Penulis: rap | Editor: oda
Ist
Kuartet hardcore asal Yogyakarta, Knockdown. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kuartet hardcore asal Yogyakarta Knockdown akhirnya melepas album terbaru mereka. Album yang bertajuk ‘The War’ ini dikemas dalam format CD dan dirilis oleh Samstrong Records.

Ada 11 trek dengan nuansa hardcore/metal amat kental yang disuguhkan Knockdown lewat album ini. Berbagai isu disuarakan lewat ‘The War’, mulai pertemanan hingga kritik tentang sosial-politik dalam lirik-liriknya.

Tidak hanya dirilis di Indonesia, The War juga akan didistribusikan di Amerika.

Sebuah label independen asal kota California, Pandaclaw Records telah sepakat bekerjasama dengan Samstrong Records untuk mendistribusikan album ini di wilayah mereka.

Pandaclaw Records sendiri saat ini telah menaungi beberapa band hardcore asal Amerika dan beberapa negara lainnya seperti Alea Jacta Est, These Streets, Ultima Victima, Life Sentence, Drag Me Under, dan masih banyak lagi.

“Ini adalah langkah awal Knockdown untuk tampil di publik internasional dan mengawali ke perjalanan mereka yang lebih besar lagi,” tutur Aditya dari Samstrong Records.

Album ‘The War’ ini juga menjadi monumen untuk kerjasama Knockdown dengan Samstrong Records.

Sebelumnya, pada 2011 lalu Knockdown telah meluncurkan EP bertajuk ‘Modal Kecu’ yang juga menjadi rilisan pertama Samstrong Records.

Dalam album penuh ini, Knockdown juga melibatkan beberapa musisi lain seperti Hardy yang merupakan frontman Taring (Bandung), Rully dari Antiloser (Yogyakarta) dan menggandeng grup rap NOK37 (Yogyakarta).

Seluruh proses rekaman album ini dilakukan di Soba Studio dengan bantuan Grayce sebagai sound engineer.

Knockdown terbentuk sejak 2009 oleh Alfi Rahmawan (Vokal), Yoqka Bima Satria (Gitar), Yosafath Aninddithya (Drum), dan Gregorius Adi Prasetyo (Bass).

Melalui perjalanannya, Knockdown telah jadi salah satu garda depan band hardcore asal Yogyakarta.

Mereka pernah jadi band pembuka konser legendaris hardcore asal New York, Madball pada 2013 di kota Bandung, diikuti dengan jadi guest star tur Sick of It All (Amerika) di kota Surabaya, dan jadi pembuka beberapa tur band yang singgah di Yogyakarta seperti Backtrack (Amerika), No Turning Black (Belanda), dan masih banyak lagi.

Dua single dari album ini, “Jalan Kami” dan “Promise” (ft. Hardy Taring) sudah diunggah dan dibagikan secara gratis melalui akun soundcloud mereka. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved