Usaha Online Jadi Kendala Sensus Ekonomi di Klaten

Perkembangan ekonomi dan dunia usaha yang begitu pesat dinilai cukup menyulitkan petugas sensus.

Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni
Sensus Ekonomi 2016 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi memulai sensus ekonomi termasuk wilayah Klaten.

Kegiatan ini menyasar semua sektor ekonomi kecuali pertanian.

Namun perkembangan ekonomi dan dunia usaha yang begitu pesat dinilai cukup menyulitkan petugas sensus.

Pasalnya usaha yang berbasis online sulit dideteksi. Padahal sektor tersebut cukup besar mengingat potensi yang ada, terutama industri kreatif.

Kepala BPS Klaten, Ahmad Isbani mengatakan guna menyasar sektor usaha berbasis online tersebut, pihaknya akan menggali informasi keberadaan usaha tersebut termasuk dari sosial media. Hal ini lantaran usaha tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dengan usaha pada umumnya.

"Jika usaha lain cenderung terlihat, contoh warung bakso, petugas cukup mendatangi dan melakukan sensus. Sementara usaha online tidak semua dapat dilihat (usahanya)," ungkapnya usai melakukan sensus ekonomi perdana di Rumah Dinas Bupati Klaten, Minggu (1/5/2016).

Sensus ekonomi mulai dilakukan secara nasional pada 1 Mei hingga 31 Mei mendatang. BPS Klaten sendiri menerjunkan 1.730 petugas yang terdiri dari Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) dan Petugas Pencacah Lapangan (PCL).

Guna mengantisipasi pendataan ganda, kata Isbani, BPS memberlakukan sistem wilayah bagi setiap petugas. Petugas dibekali peta wilayah sensus.

"Petugas disebar hingga ke tingkat desa dan dusun. Masing-masing sudah diberikan peta sensus," katanya.

Ia menambahkan tujuan dari sensus ekonomi antara lain untuk memotret perkembangan dan pertumbuhan ekonomi wilayah. Diharapkan hasil sensus nantinya dapat dijadikan sebagai landasan pembangunan di Klaten.

"Untuk masyarakat, terutama pengusaha, hasil sensus ekonomi dapat menjadi acuan untuk berinvestasi sehingga kegiatan ekonomi terus berkembang," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved