Enam Desa di Sleman Terlambat Terima Dana Desa

Hal ini lantaran belum terpenuhinya persyaratan pencairan dana desa sehingga tersendat.

Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak enam desa di Kabupaten Sleman dipastikan bakal terlambat menerima dana desa termin pertama tahun ini.

Hal ini lantaran belum terpenuhinya persyaratan pencairan dana desa sehingga tersendat.

Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Sleman telah mencairkan dana desa untuk 80 desa di 17 kecamatan.

Sedangkan enam desa yang belum menerima dana tersebut antara lain Nogotirto (Gamping), Sumbersari (Moyudan), Margodadi (Seyegan), Tlogoadi (Mlati), serta Jogotirto dan Tegaltirto (Berbah).

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Sleman, Mardiyana, mengatakan keenam desa ini belum mengajukan hasil penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 dan laporan pertanggungjawaban (Lpj) penggunaan APBDes 2015.

Dua hal tersebut merupakan syarat utama dalam pencairan dana desa termin pertama di tahun ini.

“Kami sudah sampaikan kepada pemdes persangkutan terkait persyaratan yang harus dipenuhi, dari kecamatan pun sudah disampaikan,” ungkapnya, Rabu (27/4/2016).

Menurutnya dana desa baru dapat dicairkan setelah ada pengajuan kedua dokumen tersebut kepada DPKAD. Hal ini lantaran pencairan langsung ke masing-masing rekening pemerintah desa.

“Kami minta penyerahan hasil penyusunan APBDes dan LPj sebelum pencairan dana desa termin kedua. Sehingga realisasi termin pertama dapat optimal,” katanya.

Pada termin pertama dana desa 2016, setiap pemerintah desa menerima 60 persen dari jatah dana desa tahun ini. Rata-rata desa menerima Rp 400 juta pada termin pertama ini.

Sedangkan pada penerimaan termin kedua, pemerintah desa harus mampu menyerap 50 persen dana desa termin pertama.

“Ini sebagai syarat pencairan dana desa. Tujuannya agar serapan dana desa lebih optimal dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved