Joki Gua Pindul Permainkan Pemerintah
Para joki malah kembali memasang papan petunjuk arah meski sebelumnya sudah ditertibkan oleh perwakilan joki, pemerintah dan Satpol PP.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah kepada sekitar 25 kelompok joki wisata Gua Pindul untuk tidak memasang papan petunjuk arah menyesatkan ternyata tidak dilaksanakan.
Para joki malah kembali memasang papan petunjuk arah meski sebelumnya sudah ditertibkan oleh perwakilan joki, pemerintah dan Satpol PP.
Papan arah yang menyesatkan ini kembali dipasang oleh para joki di kawasan Hutan Tleseh, Playen.
Papan baliho berukuran cukup besar yang sebelumnya secara simbolis dilepaskan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, perwakilan joki, Satpol PP dan Forum Komunikasi Perpolisian Masyarakat ( FKPM) Desa Bejiharjo kembali dipasang di tempat yang sama.
Baliho menyesatkan yang berisi papan petunjuk arah Gua Pindul yang berada di Kawasan Hutan Tleseh ini kembali dipasang sehari setelah ditertibkan.
Supaya tidak terlalu mencolok, para oknum joki yang menunggu para wisatawan agak menjauh dari lokasi pemasangan baliho.
Sementara untuk mengelabuhi petugas, oknum joki tersebut hanya memasang baliho pada siang hari dan kemudian melepasnya kembali saat malam hari.
Akibat adanya baliho tersebut, sejumlah wisatawan yang hendak menuju ke Gua Pindul terpaksa harus melalui jalur tikus yang diarahkan oleh para joki.
Salah seorang warga, Rahmad mengaku juga kaget dengan baliho penunjuk arah Gua Pindul yang kembali dipasang tersebut. Menurutnya, baliho yang berukuran cukup besar tersebut sudah ditertibkan sebelumnya.
“Kemarin sudah ditertibkan, tapi sekarang sudah dipasang lagi,” katanya akhir pekan lalu.
Sementara itu dihubungi terpisah, Ketua FKPM Desa Bejiharjo, Suwargito mengaku pihaknya belum mengetahui pemasangan kembali baliho petunjuk arah Gua Pindul yang ada di Tleseh.
Namun sesuai dengan kesepakatan antara perwakilan joki, FKPM dan pemerintah, seluruh baliho petunjuk arah yang menyesatkan seharusnya dilepaskan.
“Saya malah belum mengetahuinya, tapi saya akan koordinasi terlebih dahulu dengan teman-teman yang ada di sana,” katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Wargito mengungkapkan, atas temuan ini, pihaknya akan segera melakukan pembinaan terhadap para joki.
Selain itu, FKPM akan segera berkoodinasi dengan seluruh sekretariat wisata di Gua Pindul untuk menindaklanjuti kesepakatan terkait dengan joki wisata. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pindul_2503_20160325_141822.jpg)