Kandang Muhadi Terancam Roboh
Kejadian tersebut disebabkan mampetnya saluran air di belakang rumah sehingga membuat pondasi tidak kuat dan akhirnya runtuh.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Talud sungai Besole yang berada di pekarangan rumah milik Muhadi, warga Dusun Tegalsari, Siraman, Wonosari ambrol.
Kejadian tersebut disebabkan mampetnya saluran air di belakang rumah sehingga membuat pondasi tidak kuat dan akhirnya runtuh.
Talud yang ambrol sepanjang lebih kurang 20 meter dengan ketinggian sekitar 5 meter. Akibat ambrolnya talud ini, kandang sapi yang tepat di atas talud terancam roboh.
Menurut Muhadi, talud yang ada di pekarangan rumahnya ambrol pada Jumat (1/4/2016) lalu. Kejadian tersebut berawal dari mampetnya saluran air di belakang rumah.
Akibatnya, saat hujan, muncul genangan air di sekitar talud yang ambrol karena saluran airnya tersumbat.
Karena genangan air semakin banyak, talud akhirnya tidak kuat menahan sehingga ambrol bersama tembok pagar rumah. Beruntung, saat kejadian, tidak ada orang di sekitar talud sehingga tidak ada yang terluka.
“Saluran air di belakang rumah dicor sehingga membuat air menggenang. Tiba-tiba talud ambrol bersamaan dengan tembok pagar rumah,” katanya saat ditemui Minggu (3/4/2016).
Dia menjelaskan, sampai saat ini kerusakan akibat talud yang ambrol belum diperbaiki. Rencananya menurut Muhadi, akan dilakukan kerja bakti. Hanya saja, masih mencari waktu yang tepat karena saat ini warga tengah sibuk.
“Saya sudah mendapatkan bantuan logistik dari BPBD, namun waktu kerja baktinya masih menunggu kesiapan dari warga,” ucapnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/talud-jebol_20160124_161110.jpg)