52.300 Wisatawan Serbu Parangtritis Selama Tiga Hari Penyelenggaraan JAS 2016

Jumlah pengunjung mampu melebihi target dari Dinas Pariwisata DIY.

Penulis: apr | Editor: Muhammad Fatoni
tribunjogja/anasapriyadi
Antusiasme pengunjung yang menyaksikan jogja air show pelangi nusantara 2016 pada hari terakhir pelaksanaan, minggu (27/3/2016) hingga merangsek ke runway. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Penyelenggaraan Jogja Air Show Pelangi Nusantara 2016 mampu mendongkrak jumlah wisatawan yang datang ke Kawasan Wisata Parangtritis saat long weekend paskah akhir pekan lalu.

Jumlah pengunjung mampu melebihi target dari Dinas Pariwisata DIY.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul, Bambang Legowo mengungkapkan selama tiga hari penyelenggaraan 25-27 Maret ini terdapat 52.300 wisatawan yang terdata melewati Tempat Pemungutab Retribusi (TPR) Parangtritis.

"Ya sesuai targetlah, target seminggu 100 ribu pengunjung kelihatannya juga bisa," tuturnya pada Senin (28/3/2016).

Meledaknya jumlah pengunjung pada hari terakhir penyelenggaraan pada Minggu (27/3/2016) diakuinya sempat membuat beberapa kendaraan pengunjung diloloskan tanpa membayar di TPR agar kemacetan tidak semakin parah.

Meski begitu menurutnya pendapatan yang didapat dari retribusi juga tetap banyak.

"Persisnya (pendapatan retribusi) belum tahu, tapi kira-kira di atas Rp 260 juta," ungkapnya.

Kesuksesan JAS 2016 dalam menyedot wisatawan membuat Bambang ingin agar gelaran serupa digelar kembali di tahun-tahun berikutnya meski pada tahun ini diwarnai musibah tewasnya seorang atlet terjun payung.

Bambang berharap evaluasi tetap dilakukan agar langkah-langkah di gelaran selanjutnya bisa mengeliminir adanya kemungkinan insiden yang bisa terjadi.

"Sama dengan kalau ada wisatawan yang kecelakaan laut di Parangtritis, apakah Parangtritis ditutup? Kan tidak," tuturnya.

Lokasi Runway Depok menurutnya memang sudah akomodatif untuk digelarnya agenda tersebut. Runway yang pembangunanya memang terinspirasi gelaran JAs yang sudah 11 kali digelar tersebut menurutnya sampai sekarang dalam pembangunan dan perawatannya masih lebih banyak dari Pemkab, sehingga dia mendukung bila pemerintah DIY berencana menambah cantik runway yang juga jadi temoat wisata itu.

"Kalau ada tambahan lagi fasilitas yang dibutuhkan kami sangat mendukung," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved