Melihat Lebih Dekat Sekolah Masinis di Yogyakarta

Meski terletak di kota Yogyakarta, namun sepertinya belum banyak masyarakat yang memahami pentingnya fasilitas perkeretaapian satu ini.

Tayang:
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Rento Ari
Di bawah pengawasan petugas, para pecinta KA menjajal simulator yang menghadirkan sensasi bagaikan mengendarai lokomotif. 

Sekolah Masinis

Pada tahap awal kunjungan, ratusan pecinta KA tersebut dikumpulkan di aula BPTT untuk mendapatkan informasi dasar mengenai sekolah masinis tersebut. Presentasi langsung diberikan oleh GM BPTT.

Heri menjelaskan, pada 1973, balai pelatihan ini masih bernama Pusat Pendidikan dan Latihan Diesel (PPLD). Kemudian pada 1980 berganti nama menjadi Balai Pendidikan dan Pelatihan Traksi.

Sementara pada 2000 berganti lagi menjadi Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT).

"Insiden gugurnya masinis Darman Prasetyo dalam kecelakaan pada Desember 2013 kemudian membuat nama almarhum diabadikan di sini. Akhirnya, nama tempat ini menjadi BPTT Darman Prasertyo," jelas Heri.

Tidak hanya masinis, BPTT Darman Prasetyo menurut Heri juga melatih berbagai tenaga operasional lainnya misalnya teknisi perawatan dari Balai Yasa hingga dipo lokomotif.

Karena itu, BPTT Darman Praseryo juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Mulai dari kelas untuk pemberian materi berupa teori, hingga ruangan praktek.

"Setiap tahunnya, ratusan orang dikirim ke sini, baik dari Jawa maupun Sumatra. Bahkan pada tahun ini saja ada sekitar 1.039 siswa," kata Heri lagi.

Setelah mendengarkan paparan dari GM BPTT, ratusan peserta kemudian diajak berkeliling melihat fasilitas pendidikan.

Selain melihat laboratorium komponen dimana ratusan komponen kereta dan lokomotif dipajang, para pecinta KA juga diajak melihat fasilitas terbaru dan tercanggih di BPTT.


Tribun Jogja/Rento Ari
Ratusan pecinta KA dari berbagai komunitas dan daerah berfoto bersama sebelum mengunjungi BPTT Darman Prasetyo Yogyakarta, Minggu (20/3/2016).

Simulator

Fasilitas tersebut adalah simulator lokomotif yang terletak di bagian belakang BPTT Darman Prasetyo.

Heri mengatakan, pihaknya memiliki dua alat simulator. Yang pertama adalah Simulator Lokomotif CC201 yang didatangkan pada 2010.

"Sedangkan yang terbaru adalah simulator loko CC206 yang dipasang pada 2015 lalu. Alat ini menampilkan kondisi sesungguhnya yang harus dihadapi masinis misalnya situasi hujan, gangguan sinyal, hingga simulasi ada kendaraan di lintasan. Kepekaan masinis diuji di sini," jelas Heri.

Simulator Lokomotif CC201 menurut Heri masih menggunakan teknologi lama yang tidak selengkap simulator CC206.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved