Breaking News:

Gudeg Jadi Menu Reguler di Hotel Santika Premiere Jogja

Hotel Santika Premiere Jogja, adalah satu diantara hotel berbintang empat di Yogyakarta yang secara reguler menyajikan gudeg

Tribun Jogja/ Hendra Krisdianto
Gudeg Santika 

Seperti gudeg pada umumnya, Totok juga membutuhkan waktu dan proses yang panjang untuk menyiapkan menu yang satu ini.

Gudeg Santika

"Untuk mengolah gori menjadi gudeg, butuh tiga kali proses pemasakan," ujar Totok.

Pertama, gori yang telah dibersihkan direbus bersama dengan daun jati. Tujuannya untuk membuat daging gori lunak dan penggunaan daun jati agar warnanya lebih merah.

Setelah itu, gudeg dimasak bersama santan dan beragam bumbu seperti daun salam, laos, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan sejumlah bumbu lainnya.

Sebelum disajikan kepada para tamu, gudeg terlebih dahulu dioven, karena yang disajikan memang jenis gudeg kering.

"Untuk menu pendampingnya ada opor ayam, dimana kami menggunakan ayam kampung. Sedang untuk sambel goreng kreceknya dimasak bersama tempe dan juga kacang tolo," tambah Totok. Masih juga ada lauk lainnya berupa telur pindang, tahu, dan tempe bacem.

Resto Pandansari

Karena citarasa yang mumpuni, gudeg milik Hotel Santika Premiere Jogja ini juga banyak dipesan untuk menjadi buah tangan oleh para tamu hotel. Dijelaskan Totok, untuk pemesanan oleh-oleh, gudeg dikemas menggunakan kendil.

Setiap paketnya terdiri dari gudeg, sambal goreng krecek, ayam, dan telur.

Setiap pemesan bisa memilih paket dengan satu ekor ayam utuh ataupun setengahnya. Gudeg yang dikemas menggunakan kendil ini bisa bertahan antara 6 hingga 8 jam.(*)

Penulis: Hamim Thohari
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved