Rasa Minder Para Difabel Masih Jadi Problem Difa
Pesimisme yang akhirnya menimbulkan minder tersebut diakibatkan masih seringnya mereka tidak dianggap di kalangan masyarakat umum.
Penulis: khr | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza
TRIBUNJOGJA.COM, JOGJA - Suka duka harus dialami Triyono dalam membangun Difa, ojek untuk kaum difabel, salah satunya adalah rasa pesimis dan skeptis yang selalu menghantui kaum difabel.
Pesimisme yang akhirnya menimbulkan minder tersebut diakibatkan masih seringnya mereka tidak dianggap di kalangan masyarakat umum.
"Yang ini kadang kita susah sekali, menyuruh mereka show up di depan umum dan berani menyuarakan sesuatu. Karenanya banyak diantara mereka yang bahkan tidak memahami jalan di Yogyakarta sendiri," ceritanya saat ditemui di Grha Sabha Pramana UGM Yogyakarta Kamis (10/3/2016).
Karenanya walaupun sudah ada perangkatnya berupa motor yang sudah dimodifikasi perlu pelatihan lebih kepada para difabel tersebut sebelum bisa mengantar orang ataupun barang melalui layana Difa.
Dari sekitar 40 orang yang bergabung dengan moda transportasi yang dirintisnya sejak 2015 tersebut baru 20 orang yang sudah berjalan dan siap menjadi driver, sementara yang lainnya terus mendapatkan pelatihan intensif.
Hal itu tidak lain untuk mendapatkan trust dari para pelanggan bahwa mengendarai Difa itu bukan hanya sampai tapi juga aman dan nyaman.
"Untungnya tidak semuanya seperti itu, ada yang tadinya normal bisa bawa motor dan terbiasa lalu karena kecelakaan atau apa mereka jadi difabel ini lebih gampang," ujarnya.
Salah seorang pengemudi Difa, Pur menceritakan beberapa kesulitan memang sempat mengiringi perjalanannya sebagai pengemudi mulai dari kesusahan mencari alamat hingga permintaan pelanggan yang lebih dari awalnya.
"Awalnya cuma disuruh anter ke sana ternyata merembet ke tempat-tempat lain, tapi ya kita jalani saja," ujarnya sambil tersenyum. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/difa-ojeknya-para-difabel-dari-jogja-2_20160310_194835.jpg)