Pokdarwis Minta Joki Segera Ditertibkan
Dalam beberapa waktu terakhir, keberadaan joki banyak dikeluhkan oleh sekretariat wisata yang ada di di sekitar kawasan Gua Pindul.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sejak booming beberapa tahun lalu, keberadaan obye wisata Gua Pindul banyak membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Desa Bejiharjo.
Tidak hanya yang terlibat dalam pengelolaan, namun juga membuka lapangan pekerjaan bagi joki-joki wisatawan.
Hanya saja, dalam beberapa waktu terakhir, keberadaan joki banyak dikeluhkan oleh sekretariat wisata yang ada di di sekitar kawasan Gua Pindul.
Bukan hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi operator, namun ada oknum joki yang melakukan pemalakan terhadap wisatawan.
Aksi main kompas terhadap wisatawan ini tidak hanya sekali saja, namun terjadi berkali-kali. Untuk itu sebagian besar operator wisata Gua Pindul meminta pemerintah daerah untuk melakukan penertiban.
Ketua Pokdarwis Dewa Bejo, Bagyo mengatakan tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum joki tersebut telah mencoreng nama baik obyek wisata Gua Pindul.
Untuk itu, pihaknya meminta segera dilakukan penertiban sehingga kenyamanan pengunjung benar-benar terjaga.
“Citra Gua Pindul menjadi rusak,” ucapnya, Jumat (4/3/2016).
Bagyo mengungkapkan sebenarnya keberadaan joki wisata ini sudah lama ditolak oleh operator. Namun karena tidak semua operator menolak joki, akhirnya keberaanya hingga saat ini masih saja ada.
Kondisi itu jika tidak segera ditertibkan bisa menjadi boomerang bagi keberlangsungan wisata. Sebab, saat ini banyak wisatawan yang mengeluhkan ulah oknum joki karena membuat tidak nyaman.
“ Kita siap untuk mendukung gerakan menghilangkan joki. Kita juga sudah memasang banner bertuliskan tidak menerima joki, ”ucapnya.
Sementara Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tommy Harahap mengaku pemerintah akan berupaya keras untuk menertibkan joki wisata. Rencananya, penertiban akan dilaksanakan selama tiga bulan kedepan.
Penertiban ini sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan, terutama yang berkunjung ke obyek wisata Gua Pindul.
“Kita sudah berkoordinasi bersama untuk membentuk beberapa tim, termasuk berkaitan dengan desa wisata dan retribusi. Nanti tim akan segera melaksanakan tugasnya,”ungkapnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pindul-overload_0405_20150504_084644.jpg)