Gerhana Matahari Total 2016
Pengurus Masjid Al-Fajar Bantul Bersiap Gelar Salat Gerhana
Dalam pelaksanaan salat gerhana matahari di Masjid al-Fajar, pihak pengurus masjid juga telah mensosialisasikannya ke masyarakat.
Penulis: usm | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Usman Hadi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pengurus Masjid al-Fajar yang terletak di Dusun Kauman, Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, telah bersiap mengadakan salat gerhana di masjid tersebut jauh-jauh hari.
"Menurut rencana jam 06:30 WIB kami sudah mulai salat," terang Heru Subaris Kasjono, ketua takmir Masjid al-Fajar, Jumat (4/3/2016).
Dalam pelaksanaan salat gerhana matahari di Masjid al-Fajar, pihak pengurus masjid juga telah mensosialisasikannya ke masyarakat.
Sosialisasi tersebut disampaikan dalam sejumlah kesempatan, seperti pengajian di masjid, lewat pengeras suara masjid, dan sehabis pelaksanaan salat Jumat.
"Ini baru pertama kali kami rencanakan (salat gerhana, red.)," ujarnya.
Diadakan salat gerhana sendiri dimaksudkan pengurus masjid untuk mengedukasi masyarakat. Pasalnya pada gerhana matahari tahun 1983, mitos yang menyebutkan gerhana matahari itu terjadi karena dimakan buto masih sangat kuat.
"Kami berusaha memberi tahu ke masyarakat, bahwa secara agama hal ini juga diatur," tegas Heru.
Yang ditekankan Haru terkait fenomena gerhana matahari yakni bahwa gerhana matahari adalah wujud kekuasaan Allah. Oleh sebab itu, gerhana matahari tak perlu dijadikan objek kesyirikan, karena semua itu tercipta atas kehendak Allah.
"Itu yang ingin kami tunjukkan, bahwa kami salat karena kebesaran Allah," terangnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-gerhana-matahari_2001_20160120_155258.jpg)