Ribuan Petani Durian Candimulyo Magelang Terjebak Sistem Ijon

Kondisi ini membuat petani durian hanya gigit jari tidak menikmati keuntungan yang berlebih atas panenan mereka.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni

Dia berharap untuk terwujudnya kawasan durian terpadu yang meliputi Desa Kebonrejo, Kembaran, Tegalsari. Ketiga desa ini merupakan penghasil durian terbanyak di Candimulyo.

“Sehingga dengan kawasan durian terpadu bisa efektif melawan praktik ijon," jelasnya.

Ketua Asosiasi Masyarakat, Petani, Buruh, dan Pedagang Durian Candimulyo (Amrih Dadi Mulyo) Trisngadi menambahkan, rasa asli durian lokal Candimulyo terancam hilang karena ulah pedagangnya sendiri.

Dia mengatakan, sebelum musim panen, di Candimulyo biasanya sudah ada yang menjual durian. Mereka menjual durian itu bukan dari hasil panen petani lokal. Melainkan dari luar daerah Candimulyo.

"Sebelum masa panen kok sudah menjual, sebenarnya bukan dari durian lokal. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa durian lokal terancam hilang. Rasa durian lokal akan berbeda dengan durian dari luar," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved