SAR Berharap Peralatan Segera Dilengkapi
Hingga saat ini peralatan selam yang dianggarkan pada 2014 lalu itu belum bisa digunakan karena peralatannya terpisah di dua posko.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pengadaan peralatan selam untuk Search And Rescue ( SAR) Gunungkidul tahun 2014 hingga kini belum bisa digunakan.
Sebab, satu set peralatan selam tersebut diberikan secara terpisah kepada dua wilayah SAR yakni wilayah satu dan wilayah 2.
SAR wilayah I mendapatkan peratan berupa satu tabung oksigen, masker, fin dan wetsuit atau baju selam. Sementara untuk SAR wilayah II mendapatkan bagian berupa regulator dan pemberat.
Dengan kondisi tersebut, hingga saat ini peralatan selam yang dianggarkan pada 2014 lalu itu belum bisa digunakan karena peralatannya terpisah di dua posko.
Koordinator SAR Wilayah I yang meliputi Wediombo, Siung, Jogan, Nglambor dan Sadeng, Sunu Handoko Bayu Sagara mengakui kalau hingga saat ini peralatan selam yang diberikan oleh pemkab belum bisa digunakan.
Hal itu terjadi karena peralatannya belum lengkap.
“Bukan tidak bisa digunakan namun karena belum lengkap. Sar wilayah 1 dapat tabung, masker, fin dan wetsuit,” katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (24/2/2016).
Handoko berharap, beberapa peralatan selam yang belum lengkap bisa segera dilengkapi oleh pemerintah. Sebab, keberadaan peralatan tersebut cukup penting, terutama dalam melakukan pertolongan korban laka laut.
“Mudah-mudahan bisa segera dilengkapi,” imbuhnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh sekretaris SAR wilayah II, Surisdiyanto. Menurutnya, saat penyerahan peralatan selam, seharusnya pemerintah daerah dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) tidak membagikan secara terpisah.
Satu set peralatan selam tersebut seharusnya diserahkan kepada satu wilayah saja dan bukan dipisah-pisah.
“Supaya bisa digunakan, seharusnya satu set peralatan selam itu diserahkan ke salah satu, apa itu ke wilayah I atau ke SAR wilayah II. Dengan begitu bisa digunakan,” ucapnya.
Selain itu, menurut Surisdiyanto saat ini pihaknya juga mengalami kendala keterbatasan personel. SAR wilayah II yang mengampu 18 pantai hanya memiliki anggota sebanyak 55 orang.
Jumlah itu jauh dari ideal karena minimal untuk menjaga 18 pantai membutuhkan personel 85 orang.
“Kita perlu tambahan anggota minimal 30 orang. Selain itu kita berharap kesejahteraan anggota SAR ditingkatkan, minimal sesuai dengan UMK,” imbuhnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/simulasi-laka-air_20160121_102145.jpg)