Kalah Pilkada, PDIP Enggan Jadi Oposisi

Meski mengalami kekalahan saat Pilkada 2015, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memilih merapat ke pemerintahan.

Penulis: ang | Editor: oda
PDI Perjuangan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Meski mengalami kekalahan saat Pilkada 2015, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memilih merapat ke pemerintahan.

Hal tersebut memastikan tidak adanya oposisi pada pemerintahan Sri Purnomo-Sri Muslimatun.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sleman, Ramelan mengatakan sikap tersebut diambil oleh PDIP sebagai bentuk legowo atas kekalahan. Pasalnya kekalahan bukan berarti PDIP tidak berkontribusi pada pembangunan di Kabupaten Sleman.

"Selama kebijakannya baik, pasti akan kami dukung. Parlemen kan melengkapi peran pemerintah, dalam hal ini Pemkab Sleman," katanya, Senin (22/2/2016).

Menurutnya hal tersebut sesuai dengan kondisi di tingkat pusat, dimana PDIP berperan sebagai partai pemerintah saat ini. Dengan demikian, PDIP di tingkat daerah juga menyesuaikan dengan tidak memposisikan diri sebagai oposisi.

"Partai kami kan parta pemerintah saat ini, sehingga ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memberikan masukan dan dukungan bagi pemerintah (kabupaten) saat ini meskipun bukan kami yang pemenang (pilkada)," ungkapnya.

Secara keseluruhan, Ramelan mengatakan PDIP sendiri mendukung kinerja pemerintah demi kesejahteraan rakyat.

Hal ini sejalan dengan fungsi dan tugas DPRD untuk menjalankan pengawasan terhadap kinerja Pemkab Sleman.

"Selama pelantikan kemarin masih sesuai regulasi, kami akan mendukung. Sehingga tidak ada hubungan dengan PAW Sri Muslimatun," katanya.

Meski tidak berperan sebagai oposisi, Ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto berpendapat hal tersebut tidak akan mempengaruhi PDIP untuk mengritisi kinerja Pemkab Sleman bila dirasa tidak berpihak pada masyarakat.

Hal ini lantaran PDIP mempunyai misi untuk ikut menyejahterakan masyarakat.

"Jika memang tidak pas, tidak ada halangan bagi kami untuk menyampaikan kritik atau pun menentang kebijakan yang tidak pro-rakyat. Walaupun PDIP mendukung ke pemerintahan saat ini," katanya.

Ia menjelaskan justru dengan kritik yang membangun tersebut, PDIP mendukung kinerja Pemkab Sleman agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Termasuk menagih janji Bupati dan Wakil Bupati terpilih saat kampanye dulu.

"Itu janji kepada rakyat, jadi harus dilaksanakan," ujarnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved