Polda DIY Waspadai Ancaman Teror Serangan Teroris Melalui Racun Sianida
Aksi terorisme masih mengancam personel kepolisian.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aksi terorisme masih mengancam personel kepolisian.
Tak hanya serangan fisik seperti yang terjadi di Sarinah Jakarta beberapa waktu lalu, kini Polri juga mendapat teror lewat racun yang dibubuhkan ke makanan.
Peringatan tersebut diberikan Kapolri oleh seluruh Kapolda di seluruh wilayah Indonesia melalui pesan SMS.
Kapolda DIY, Brigjen Pol Erwin Triwanto, saat ditemui pada Rabu (17/2/2016) mengatakan isi SMS tersebut tentang imbauan peningkatan kewaspadaan terhadap aksi teroris yang menyasar anggota polisi.
"Salah satu yang dilakukan mereka (teroris) dengan menggunakan racun sianida. Mungkin terinspirasi oleh kasus Jessica - Mirna," ujar Kapolda.
Racun yang cepat bereaksi apabila dikonsumsi ini indikasinya akan dibubuhkan di kue brownies.
Diduga, kue brownies dipilih karena kue ini berwarna gelap sehingga tak akan terdeteksi apabila diberi cairan beracun.
Kecuali ada pemeriksaan dengan teliti atau ketahuan setelah kue itu dimakan oleh korbannya.
Brigjen Erwin Triwanto menambahkan peringatan oleh Kapolri tersebut tidak terbatas oleh para pejabat kopolisian saja, tetapi bagi semua anggota.
"Pesan ini sudah disampaikan kepada Kapolres ataupun TNI agar harus waspada. Ternyata sianida dapat cepat membunuh," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/teror-sianida_20160217_173044.jpg)