Bantul Siap Jadi Percontohan Program Kartu Identitas Anak

Bantul menjadi satu dari 50 kabupaten/kota yang ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melaksakan program pembuatan Kartu Identitas Anak

Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bantul menjadi satu dari 50 kabupaten/kota yang ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melaksakan program pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Fenty Yusdayanti mengungkapkan pihaknya sudah siap untuk melaksanakan kebijakan tersebut, apalagi program serupa sebenarnya juga telah dimililiki Bantul sejak Juni 2015 lalu melalui Kartu Insentif Anak.

"Singkatannya sama, fungsinya sama sebagai identitas, namanya anak-anak kalau dikasih insentif agar tertarik ikut," ujarnya pada Senin (15/2/2016).

Perbedaan KIA yang kini diterapkan Bantul dengan program pemerintah pusat menurutnya adalah adanya kerjasama KIA di Bantul dengan berbagai perbankan dan perusahaan sehingga anak yang memiliki KIA Bantul akan mendapat kemudahan akses dan potongan biaya pada produk yang diajak bekerjasama.

"KIA Bantul untuk anak usia 5-17 jelang KTP, ini tetap kami rekam karena sudah ada MoU, untuk nasional usia 0-17 tahun," terangnya.

Anak usia 5-17 tahun menurutnya bisa saja memiliki dua KIA.

Sedangkan pada KIA anak 0-5 tahun hanya dari pusat dan tanpa foto. Syarat untuk membuat KIA nasional pun menurutnya sama dengan pembuatan KIA Bantul.

Untuk teknis pembuatan KIA nasional nantinya direncanakan akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan sehingga pembuatan kolektif bisa dilakukan melalui sekolah.

"Kalau anak Bantul tapi sekolahnya bukan di Bantul bisa lewat kecamatan," tuturnya.

Untuk kepastian teknis pelaksanaan kebijakan tersebut menurutnya pihaknya akan segera mengikuti rapat koordinasi secara nasional.

"Kalau ada bayi lahir harapannya dapat tiga dokumen, KIA, akte kelahiran dan nomor induk kependudukan," jelasnya.

Untuk persiapan pencetakan KIA, pihaknya merencanakan adanya pembagian tugas pencetak KIA dengan KTP. Selain itu mesin pencetal KTP dan KIA juga akan berbeda agar bisa maksimal semua. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved