Fenomena Gancet 'Ketika Alat Vital Terkunci', Inilah Ulasan Medisnya
Sering dikaitkan dengan Mitos, apakah sepenuhnya benar atau ada penjelasan medisnya.
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Di sejumlah wilayah di Asia, Fenomena 'gencet' atau alat vital saling terkunci saat hubungan seksual sering dikaitkan dengan mitos-mitos tertentu.
Mitos-mitos itu dikaitkan dengan tempat-tempat wingit sehingga mengunci alat vital pasangan yang melakukan hubungan badan di tempat-tempat itu.
Pertanyaanya adalah, apakah yang sebenarnya terjadi dengan fenomena Gancet yang didalam istilah medis disebut sebagai Penis captivus.
Pada kasus tertentu, faktanya Penis captivus tak hanya terjadi ditempat wingit seperti yang dikaitkan sebagian orang, tetapi kejadian itu bisa terjadi kapan saja dengan catatan medis tertentu.
Merujuk pada sexhealthmatters.org, Penis captivus diartikan secara sederhana ketika alat vital laki-laki 'terjebak' dalam alat kelain wanita.
Loh bagaimana itu terjadi? Anda pasangan suami istri perlu tahu kemungkinan hal itu terjadi.
Satu penjelasan logis dari sisi medis yaitu hal itu melibatkan anatomi antara keduanya.
Selama hubungan seksual, alat kelamin pria penuh dengan (aliran) darah yang mengalir ke satu titik.
Sedangkan seorang wanita ketika mengalami orgasme, otot-otot panggulnya terjadi serangkaian kontraksi.
Kadang-kadang, kontraksi itu menyebabkan dinding vagina menekan penis sehingga sulit sehingga sulit ditarik oleh pasangannya.
Namun ada catatan tertentu, pada kasus normal, penis captivus terjadi hanya beberapa detik.
Setelah wanita itu selesai dengan orgasme, kontraksinya berhenti, disusul dengan ejakulasi pria, darah akan meninggalkan penis dan 'kehilangan' ereksinya.
Normalnya ketika itu pasangan pria mampu melepas kuncian dari alat kelamin pasangannya.
Untungnya, kondisi penis captivus cukup langka terjadi pada manusia, meski tak memungkiri ada beberapa kasus yang didokumentasikan pasangan membutuhkan bantuan medis.
Kasus terakhir gancet butuh pertolongan medis yaitu seorang kakek yang diduga meninggal saat berhubungan badan dengan pekerja seks komersial (PSK).
Dikutip dari Mirror.co.uk, Jumat (2/5/2015), kakek pensiunan yang tewas itu dievakuasi dari rumahnya oleh tim medis masih dalam keadaaan menempel dengan PSK.
Saat diangkut dengan tandu keduanya masih saling tindih ditutupi kain warna biru, diduga mr P 'terkunci' saat melakukan hubungan badan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/fenomena-gancet_20160207_131618.jpg)