Plafon Stadion Cangkring Ambrol

Sudah habis anggaran hingga belasan miliar rupiah dan belum sepenuhnya selesai, Stadion Cangkring Kulonprogo malah ambrol pada bagian plafonnya.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Yoseph Hary
Sudah habis anggaran hingga belasan miliar rupiah dan belum sepenuhnya selesai, Stadion Cangkring Kulonprogo malah ambrol pada bagian plafonnya. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sudah habis anggaran hingga belasan miliar rupiah dan belum sepenuhnya selesai, Stadion Cangkring Kulonprogo malah ambrol pada bagian plafonnya.

Langit-langit plafon sepanjang kira-kira 26 meter dengan lebar enam meter di bagian sayap barat gedung tersebut runtuh meninggalkan lubang menganga di bawah cor beton lantai dua.

Hingga kini, kerusakan plafon stadion sejak Januari 2016 itu belum jelas.

Disparpora sebagai pengelola gedung dan DPU Kulonprogo sejauh ini belum tampak melakukan langkah riil untuk menanganinya.

Kepala Disparpora Kulonprogo, Krissutanto, mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut ke DPU Kulonprogo. Harapannya, kerusakan tersebut dapat segera diperbaiki.

"Ambrolnya plafon itu kira-kira karena rembesan air hujan dari lantai dua sejak sering hujan deras," kata Krissutanto, Kamis (4/2/2016).

Puing-puing sisa plafon ambrol tersebut memang sudah dipinggirkan ke sisi barat stadion.

Namun, pantauan di lokasi menunjukkan langit-langit sayap barat gedung menganga karena tanpa plafon atau kerusakan belum diperbaiki.

Selain terlihat tanpa plafon, pada bagian sudut antara dinding dan cor beton lantai dua terlihat rembesan air.

Kabid Cipta Karya DPU Kulonprogo, Zahram Asurawan, mengatakan gedung itu secara keseluruhan memang belum selesai.

Namun untuk pembangunan tahap yang terakhir sudah selesai dan kini menjadi kewenangan Disparpora dalam pengelolaan serta perawatannya.

"Seharusnya Disparpora segera mengajukan anggaran untuk perawatan dan pengelolaan agar bisa tertangani. Ini sudah tugas Disparpora," kata Zahram.

Menurutnya, kerusakan itu jika dibiarkan bakal merembet ke bagian lain.

Paling tidak, sepanjang langit-langit yang dipasang plafon tersebut bakal ikut ambrol jika kerusakan masih belum tertangani. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved