Kembangkan Vaksin, Ilmuwan Amatir Ini Gigitkan Ular Berbisa ke Tubuh
Tim Friede sudah digigit ular lebih dari 160 kali dalam waktu 16 tahun terakhir. Selama jangka waktu itu, ia bereksperimen untuk kembangkan vaksin.
Penulis: say | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, WISCONSIN - Seorang ilmuwan amatir menggigitkan ular paling mematikan di dunia ke tubuhnya untuk mengembangkan vaksin. Ia juga mengklaim itu dapat membuat tubuhnya kebal dari racun dan memiliki imunitas dua kali orang normal.
Tim Friede, nama orang itu, sudah digigit ular lebih dari 160 kali dalam waktu 16 tahun terakhir. Selama jangka waktu tersebut, ia bereksperimen untuk mengembangkan vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari gigitan ular.
Untuk membuktikan teori imunitasnya, ia mengambil dua kali gigitan ular paling mematikan di dunia, yakni seekor taipan dan mamba hitam yang dapat membunuh hanya dalam beberapa menit.

Pria 37 tahun dari Font Du Lac itu mengaku tidak akan berhenti melakukan hal nekat tersebut sampai vaksin ditemukan atau ia meninggal dunia.
"Lengan saya membunuh saya setelah gigitan, ada sensasi berdenyut nyata. Saya tidak berpikir ada orang yang bisa digigit ular, apalagi jika dua kali," katanya seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Senin (1/2/2016).
Obsesinya itu membuat nyawa Tim beberapa kali hampir melayang. Pada tahun 2011, ia membuat kesalahan karena menggigitkan ular kobra ke tubuhnya dua kali.
Gigitan pertama tak mengalami masalah, tetapi gigitan kedua menyebabkan ia koma dan hampir meninggal dunia.
"Itu begitu buruk, tetapi benar-benar keren saya bisa mengalahkan gigitan ini," ujarnya.

Dari eksperimen itu, ia berharap dapat menghentikan beberapa kematian oleh gigitan ular. Diperkirakan 94.000 orang meninggal dunia dalam beberapa tahun karena digigit ular berbisa.
Oleh karena Tim terus menerus melakukan aksi mengerikan, istrinya Beth Friede (35) menceraikannya pada Oktober lalu setelah 20 tahun menikah. Menurut Beth, ular selalu menjadi prioritas utama suaminya.
Ia dan anak-anak menjadi nomor ke sekian kali. Meskipun selalu takut, tetapi beth tak pernah menyuruh suaminya berhenti menyuntikkan racun ular karena itu pekerjaan penting.
"Ia memiliki cinta dengan hewan itu," ujar Beth.
Tim memelihara lima ular berbahaya di rumahnya di Wisconsin, USA yakni PNG Taipan, mamba hitam dan ular berbisa berlian barat. Ia telah digigit oleh ular-ular itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gigitan-ular-1_20160201_172129.jpg)