Tiga Orang Eks Gafatar Pulang Mandiri
Rencananya, mereka nantinya akan digabungkan dengan anggota eks Gafatar asal Gunungkidul yang akan ditempatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Siraman.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tiga orang mantan anggota Gafatar asal Gunungkidul kembali ke rumahnya masing-masing di wilayah Tanjungsari secara mandiri.
Rencananya, mereka nantinya akan digabungkan dengan anggota eks Gafatar asal Gunungkidul yang akan ditempatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Siraman pada Selasa (2/2/2016) pekan depan.
Camat Tanjungsari, Witanto mengatakan tiga orang mantan Gafatar yang berasal dari wilayahnya pulang sudah cukup lama, tepatnya dua hari setelah Gafatar dibubarkan.
Tiga orang mantan anggota gafatar tersebut merupakan satu keluarga dan saat ini sudah berbaur dengan warga masyarakat. “Pulangnya sudah lama, pulang dari Kalimantan,” ucapnya, Jumat (29/1/2016).
Dia menjelaskan, pihaknya mengetahui kepulangan ketiga mantan anggota Gafatar tersebut dari informasi warga masyarakat. Selang beberapa hari, ada warga yang secara resmi melaporkan kepulangan ketiga warga ke kecamatan.
Pemerintah kecamatan kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan pendataan.
Untuk penanganannya, pemerintah kecamatan sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa, dukuh serta pemerintah kabupaten, terutama terkait dengan rencana pemerintah yang akan melakukan mengumpulkan seluruh mantan anggota Gafatar di BLK Siraman
“Kelihatannya mereka keberatan (dikumpulkan di BLK Siraman). Kita sudah koordinasi dengan pemkab, supaya mereka yang mengundang langsung,”imbuhnya.
Sementara itu, untuk menyambut kepulangan 22 mantan anggota Gafatar, pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai menyiapkan lokasi penampungan di BLK Siraman.
Rencananya, salah satu gedung yang ada di komplek BLK akan dijadikan sebagai penampungan sementara sebelum dikembalikan ke rumahnya masing-masing.
Sebagai bentuk kesiapan pemerintah, pejabat Bupati Gunungkidul bersama tim penanganan Gafatar melakukan peninjauan lokasi.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh pj bupati Gunungkidul, Budi Antono meninjau dua lokasi sekaligus, yakni di BLK dan gedung milik Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Dinsosnakertran) Gunungkidul.
“Setelah dikaji dan dibahas oleh tim, kami putuskan akan ditempatkan di BLK,” kata Budi Antono usai meninjau gedung kantor Dinsosnakertrans.
Menurut Budi, untuk menampung mantan anggota Gafatar, pemerintah akan menyulap gedung di BLK menjadi tempat tinggal sementara. Nantinya gedung akan dilengkapi dengan tempat tidur serta perlengkapan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jemputan-eks-gafatar_20160129_120054.jpg)