Liquid Cafe Jogja Siapkan Branding Baru Sambut Ultah ke-10
Hal ini dilakukan untuk menegaskan komitmen tempat hiburan ini kepada pelanggan setianya.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menyongsong ulang tahunnya yang ke-10, Liquid Cafe Jogja menyiapkan branding baru.
Hal ini dilakukan untuk menegaskan komitmen tempat hiburan ini kepada pelanggan setianya.
Liquid akan mengusung hashtag alias tagar #pestaSELALU.
Marketing Promotion Liquid Cafe Jogja, Rona Agung mengatakan, Liquid Café akan menggelar perayaan ulang tahun yang ke-10 dengan mengusung tema berupa hash tag “pestaSELALU.”
Selain itu, pihaknya juga akan menyelenggarakan rangkaian acara selama empat hari berturut-turut.
"Hashtag sebelumnya kan We Will Make You Different. Nah, dalam perayaan ulangtahun ke-10 ini kami mengusung tema berbeda yakni pestaSELALU. Hal ini bermakna, kami ingin meminta op[ini atau deskripsi orang tentang kami. Jadi, orang bisa mendeskripsikan sendiri apa yang mereka ketahui tentang Liquid," katanya ketika ditemui di kantornya, Jumat (29/1/2016).
Perayaan ultah sendiri akan berlangsung mulai Minggu (31/1) dan puncaknya pada 3 Februari. Puncak acara ditandai dengan pemunculan logo secara resmi dan hashtag baru tersebut. Artis Maia Estianty dan Al Ghazali akan tampil menghibur pengunjung.
Sementara itu, dalam rangkaian beberapa hari sebelumnya sejumlah artis dan DJ mulai dari Vicky Nitinegoro, Via Valen hingga OM Sera akan menghibur pengunjung.
Menyongsong ulangtahun ke-10, menurut Rona, pihaknya ingin menegaskan komitmen Liquid kepada masyarakat untuk menghadirkan hiburan terbaik. Dalam setiap bulannya 2-3 artis ibukota dihadirkan ke masyarakat Yogya.
"Dan kammi juga berkomitmen untuk menghargai semua genre musik. Karena itu, mulai dari dangdut hingga band indie kami beri wadah," ungkapnya.
Selama 10 tahun perjalanan, lanjut Rona, Liquid juga terus berekspansi. Misalnya pada tahun keempat Liquid membuka tempat karaoke, futsal dan resto. Kemudian pada Agustus 2015, tempat futsal berubah menjadi bar and kitchen.
"Bar dan kitchen ini kami sediakan untuk menjadi fasilitas nongkrong tanpa hingar bingar musik. Pengunjung bisa bersantai di sini," katanya.
Dalam penyelenggaraan rangkaian ulangtahun ini, terangnya, Liquid juga terus mengikuti tren penggemar hiburan. Apabila pada 2-3 tahun yang lalu penggemar hiburan menyukai program Rabu Gaul, tren yang berubah membuat jumlah clubber pun bergerak turun.
"Dulu 2-3 tahun yangt lalu rata-rata Rabu Gaul diikuti sekitar 800 pengunjung. Sekarang turun drastis, di luar event rata-rata 300-400 pengunjung. Untuk menghadapinya, kami pun selektif betul menghadirkan artis. Istilahnya, jangan asal rame saja, namun juga melihat momennya," pungkasnya.(*)