FOTO: Menyusuri Kehidupan Pekerja Rumah Bordil Terbesar di Asia

Kawasan itu adalah Sonagachi yang berada di Kolkata, India, daerah yang dibanjiri ratusan rumah bordil dengan model rusun (rumah susun)

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Sujatro Ghost | barcroft India via Dailymail.co.uk
Seorang pekerja seks merokok sebatang rokok sambil duduk di balkon rumah bordil. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bisnis Prostitusi menjadi bagian tak terpisahkan dihampir seluruh kota yang ada di dunia. Ada yang terang-terangan, tak sedikit pula yang menjalankan bisnis itu secara diam-diam.

Sisi kehidupan mereka yang berada di dunia itu selalu jadi daya tarik untuk dilihat, baik sekedar penambah wawasan atau pembanding dari pengalaman melihat bisnis prostitusi di sekitar wilayah kita.

Jadi rahasia umum, bisnis itu punya level masing-masing, low class, middle hingga level high class. Foto-foto dilansir laman barcroft.tv adalah satu diantara kasta low class yang berhasil diabadikan di India.

Koleksi foto itu menawarkan wawasan langka melihat sisi kehidupan para pekerja seks yang tinggal di kawasan red light alias pemukiman yang didominasi rumah bordil terbesar di Asia.

Kawasan itu adalah Sonagachi yang berada di Kolkata, India, daerah yang dibanjiri ratusan rumah bordil dengan model rusun (rumah susun).


Sujatro Ghost | barcroft India via Dailymail.co.uk | Kondisi lingkungan di salah satu rumah Sonagachi

Ya, Kolkata memang terkenal mendapatkan julukan sebagai The City of Joy, tentu tak terlepas dari novel karya Dominique Lapierre yang ditulis pada 1985.

Disana (Sonagachi) ada lebih kurang 14.000 pekerja seks yang berasal dari seluruh dunia, bekerja siang hingga malam menjalankan profesi sebagai pelayan seks.

Alasan mereka klasik seperti yang terjadi di hampir seluruh dunia, sebagian besar pekerja seks disana dengan sadar gabung di komunitas itu berharap mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Satu diantaranya adalah, pekerja seks bernama Baisakhi, sembari memeriksa daftar lagu di ponsel yang baru dibelinya, dia mengaku mendapatkan penghasilan lebih dari pekerjaan sebelumnya.

"Saya dulu bekerja sebagai pembantu rumah tangga di mana saya mendapat hasil sekitar £ 15 per bulan, sedangkan sekarang saya mendapatkan £ 170 - £ 180."katanya.


Sujatro Ghost | barcroft India via Dailymail.co.uk

Kesaksian lain yang terungkap bahkan ada kasus dimana sebagian dari pekerja disana menjalani profesi itu sebagai bagian dari 'tradisi' keluarga.

Mereka berbondong-bondong datang ke Kolkata tak terlepas karena kota itu juga dianggap sebagai kota yang masuk daftar paling indah di India.

Jalanan yang luas dengan berbagai kehidupan, termasuk sisi kehidupan nokturnal di Sonagachi yang selalu ramai dengan pelanggan dari berbagai usia.

Para pekerja seks memiliki kisah sendiri, beberapa mengklaim telah menemukan kehidupan yang lebih baik sejak tiba di Sonagachi.


Sujatro Ghost | barcroft India via Dailymail.co.uk | Maya Banarjee (72) mengeringkan rambutnya setelah mandi di rumah bordil Sonagachi.

Sujatro Ghost | barcroft India via Dailymail.co.uk | Paket kondom tiba di rumah bordil menjaga para pekerja terjangkit dari penularan penyakit seksual.

Bina (30) misalnya, mengaku pernah menikah dengan seorang pemabuk selama tujuh tahun. "Dia sering memukuli saya setiap hari. Saya tetap tinggal dengan dia demi putri saya,"katanya mengaku.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved