Eks Gafatar Ini Ucapkan Syahadat

Dia nyambung saat diajak ngobrol. Setelah ketemu kami juga membimbing Dyah Ayu untuk mengucapkan syahadat,

Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Khaerur Reza
236 warga eks Gafatar asal DIY akhirnya tiba di Youth Centre Sleman, Jumat (29/1/2016) sekitar pukul 15.20 WIB. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGA.COM, YOGYA - Keluarga orang hilang terkait Gafatar berusaha mencari saudaranya. Bahkan mereka rela untuk menjemput keluaranya yang hilang ke Kalimantan.

Seperti halnya keluarga dari Dyah Ayu, janda asal Candi Gebang, Sleman yang hilang bersama anaknya.

Setelah mendengar berita penolakan warga Mempawah dan berujung pembakaran camp, keluarga di Yogyakarta mendapat telepon dari Dyah Ayu yang minta dijemput.

Keluarga tersebut lantas terbang ke Pontianak untuk menjemput Dyah Ayu yang saat itu ketakutan.

Beruntung ada saudara di Pontianak yang menampung Dyah Ayu selama menunggu jemputan dari Yogyakarta.

Setelah Dyah Ayu berhasil dipulangkan, keluarga besar menyambutnya dengan tangan terbuka.

Lantaran kondisinya yang masih labil, mereka tidak pernah bertanya kepada Dyah Ayu perihal keterkaitannya dengan Gafatar.

Kendati demikian, ayah dari Dyah Ayu, Muhammad Taufik mengatakan bahwa komunikasi setelah Dyah Ayu pulang terbilang lancar.

"Dia nyambung saat diajak ngobrol. Setelah ketemu kami juga membimbing Dyah Ayu untuk mengucapkan syahadat," jelas Taufik saat ditemui wartawan di Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH) UII, Sabtu (30/1/2015).

Selain melafalkan syahadat dengan suara lantang, keluarga hingga kini terus mengajak Dyah Ayu untuk melakukan ibadah salat lima waktu sesuai rukun Islam. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved