Pertemuan Ayah dan Anaknya yang Ikut Gafatar
Faza Anangga Novansyah dilaporkan hilang oleh keluarganya dan dicurigai bergabung dengan Gafatar di Kalimantan.
Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Polda DIY berhasil mendatangkan satu lagi orang yang dilaporkan hilang dan melakukan pemeriksaan intensif di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Kamis (21/1/2015).
Adapun Faza Anangga Novansyah dilaporkan hilang oleh keluarganya dan dicurigai bergabung dengan Gafatar di Kalimantan.
Ayah Faza yang bernama Sukardi tampak setia menunggui anaknya yang tengah diperiksa secara tertutup.
Ia berada di luar ruang pemeriksaan saat wartawan berusaha melakukan wawancara kepadanya.
Sukardi mengatakan ia turut menjemput anaknya ke Pontianak Kalimantan Barat, Rabu (20/1/2016) sore kemarin.
Pelukan dan bersalaman terjadi dalam pertemuan ayah dan anak tersebut.
Kendati demikian rasa penasaran juga diperlihatkan ketika Sukardi menanyai alasan mengapa anaknya pergi dari rumah.
Sukardi mengatakan, anaknya ke Kalimantan karena ikut dengan temannya dan tidak tinggal di camp Gafatar yang ada di Mempawah.
"Dia sama teman-teman mau membuat usaha air mineral, dan dia tidak berada di camp. Dia bukan ikut yang di camp tapi memang murni buka usaha air," jelas Sukardi.
Kendati diakui Faza tidak ikut dalam pemukiman Gafatar, Sukardi menekankan bahwa anaknya memang sebelumnya pernah menjadi anggota gafatar.
Sukardi kembali menceritakan, beberapa hari setelah 12 Januari ia melaporkan anaknya ke Polda DIY, pihaknya mendapat kabar keberadaan anaknya.
"Dari derasnya berita media massa lalu dia (faza) yang datang sendiri ke kantor polisi," terangnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gafatar_fghj_20160121_221132.jpg)