Puting Beliung Rusak 42 Rumah

Pihak Kecamatan Salaman mendata sedikitnya ada 42 rumah di Desa Sidomulyo yang rusak karena angin puting beliung.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/ Hasan Sakri
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pihak Kecamatan Salaman mendata sedikitnya ada 42 rumah di Desa Sidomulyo yang rusak karena angin puting beliung.

Akibat bencana ini, sejumlah keluarga terpaksa harus mengungsi dan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Setelah kami data dan hitung, kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 39 juta,” ujar Camat Salaman Joni Indarto, Rabu (20/1/2016).

Dia menyampaikan, 42 rumah yang terdampak puting beliung terdiri dari 24 rumah di Dusun Sojomerto terdapat 24 rumah dan 18 rumah di Dusun Drojogan.

Menurutnya, rumah tersebut rata-rata mengalami rusak ringan karena genteng dan atapnya yang rusak.

Adapun, kerusakan paling parah dialami Lukman Hakim, warga Dusun Sojomerto Kidul.

Akibat kejadian ini, keluarga Lukman terpaksa harus mengungsi ke Tempuran. Hal ini lantaran atap rumah mereka rusak parah dan butuh perbaikan.

“Namun, sudah kami himbau untuk kembali karena sudah dibersihkan,” katanya.

Sementara itu, masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Salaman dibantu aparat TNI-Polri beserta relawan bekerja bakti membersihkan puing-puing akibat angin kencang yang melanda pada Selasa (19/1/2016) sore.

Mereka membersihkan rumah warga setelah bencana berlangsung pada Selasa (19/1) sore dan diteruskan pada Rabu (20/1/2016) pagi.

Selain dibantu relawan, aparat TNI-Polri juga turun ikut mengganti genteng yang rusak.

“Ada sekitar 80 orang yang terlibat dalam pembersihan ini,” jelas Kepala Desa (Kades) Sidomulyo, Mahfud.

Mahfud menambahkan, pihaknya sudah mengusulkan bantuan ke Pemerintah Kabupaten Magelang.

Jika bantuan turun, ujarnya, akan dibagi rata kepada para korban bencana.

Hal ini seperti bencana serupa yang terjadi beberapa bulan silam.

"Bantuan nantinya disesuaikan dengan besaran kerugian yang dialami setiap korban. Mudah-mudahan segera turun," jelasnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved