Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang Ditemukan Meninggal, Posisinya Disini

Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Magelang yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian Gunung Slamet,

|
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/googleearth
Puncak Gunung Slamet 

Tribunjogja.com ---  Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Magelang yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian Gunung Slamet, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR gabungan menemukan Syafiq di Lereng Puncak Selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturaden, pada Rabu (14/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Setelah ditemukan, tim segera melakukan proses evakuasi jenazah menuju posko bawah.

Kondisi di atas Gunung Slamet menurut keterangan relawan, dalam kondisi berkabut.

Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan oleh tim dari Wanadri dan Dipajaya.

Gunung Slamet
Gunung Slamet (Tribun Jogja/googleearth)

Rencana Pemakaman Jenazah Ali Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang 

• Pendaki Magelang Hilang di Gunung Slamet Ditemukan di Lereng Puncak Sisi Selatan

Awal Mula Dilaporkan Hilang 

Sabtu 27 Desember 2025 menjadi hari yang tak terlupakan bagi keluarga Syafiq Ridhan Ali Razan, yang sempat ilang dalam dekapan Gunung Slamet

Syafiq Ridhan Ali Razan, seorang pelajar berusia 18 tahun, memulai pendakian Gunung Slamet bersama seorang temannya melalui Basecamp Dipajaya, Kabupaten Pemalang. 

Pendakian yang seharusnya menjadi pengalaman penuh semangat dan petualangan, justru berakhir dengan kabar kehilangan yang mengguncang banyak pihak.

Sejak laporan hilangnya Syafiq diterima, suasana harap-harap cemas menyelimuti keluarga, sahabat, dan masyarakat. 

im SAR gabungan menemukan Syafiq di Lereng Puncak Selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturaden, pada Rabu (14/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. 
im SAR gabungan menemukan Syafiq di Lereng Puncak Selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturaden, pada Rabu (14/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.  (Tribunjogja.com/IST)

Hilang Jejak Pendaki Gunung Slamet Jadi Misteri, Keluarga: Pamitnya ke Sumbing

Gunung Slamet, dengan segala keindahan dan misterinya, seakan menutup rapat keberadaan sang pendaki muda.

Tim SAR gabungan segera dikerahkan begitu laporan kehilangan masuk. 

Mereka berusaha keras melakukan penyisiran di berbagai titik, menembus hutan lebat, jalur terjal, hingga kawasan rawan longsor. 

Harapan demi harapan sempat muncul setiap kali tim menemukan jejak atau tanda, namun kenyataan berkata lain.

Berbagai metode penyisiran dilakukan, termasuk melibatkan relawan dan masyarakat sekitar.

Namun, hingga Kamis (8/1/2026), keberadaan Syafiq belum juga ditemukan.

Keputusan berat pun diambil, operasi pencarian resmi dihentikan. 

Meski operasi secara resmi dihentikan para relawan tetap melakukan pencarian hingga akhirnya ditemukan pada Rabu (14/1/2025) (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved