Kapasitas Tempat Parkir Abu Bakar Ali Dinilai Tak Mencukupi
Taman Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) masih tak mampu menampung jumlah kendaraan roda dua dari pengunjung Malioboro.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Uji coba penataan kawasan Malioboro menjadi kawasan pedestrian pada malam tahun baru telah selesai dievaluasi.
Hasil evaluasi, Taman Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) masih tak mampu menampung jumlah kendaraan roda dua dari pengunjung Malioboro.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro, Syarif Teguh, mengatakan, dari hasil evaluasi sementara jumlah kendaraan yang memarkir di TKP ABA membludak.
Pihaknya khawatir dengan kapasitas TKP Abu Bakar Ali yang belum mencukupi kebutuhan parkir kendaraan.
"Jika melihat jumlah sepeda motor yang memarkirkan kendaraanya di sana saat malam tahun, membeludak. Ini yang saat ini sedang kami bahas dengan pihak-pihak terkait,” terang Syarif, Rabu (6/1/2016) kemarin.
Syarif menambahkan, pihaknya berencana melakukan konsolidasi kembali dengan para juru parkir ataupun pengelola parkir di sisi timur Jalan Malioboro, untuk membahas keterbatasan lahan parkir yang terbatas di TKP ABA apabila juru parkir direlokasi di sana.
Ia menambahkan, program relokasi parkir di sisi timur Malioboro akan terus dijalankan sesegera mungkin, agar TKP ABA yang telah selesai dibangun dapat segera termanfaatkan dengan optimal.
"Program relokasi parkir harus terus dijalankan, supaya tahun 2016 ini sudah bisa dipergunakan," ujar Syarif.
Pembangunan TKP ABA oleh DPUP-ESDM DIY telah dirampungkan pada akhir tahun 2015 lalu, menggunakan alokasi Dana Keisitimewaan (Danais).
TKP ABA yang memiliki tiga lantai ini diperkirakan mampu menampung 2600 kendaraan roda dua dan sebanyak 40 bus.
Di sisi lain, Ketua Paguyuban Parkir Malioboro, Sigit Karsana Putra, masih menegaskan sikapnya untuk tetap menolak rencana relokasi, apabila tanpa kepastian dari pemerintah untuk tetap memperkejakan Jukir di TKP ABA yang baru.
”Kami masih belum menyetujuinya, sampai Pemkot belum bisa memberikan jaminan dan kepastian bagi kami,” ujar Sigit. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/parkir-motor-aba_20160101_141335.jpg)