Bupati Kulonprogo Lantik 95 Pejabat Eselon di Posisi Jabatan Baru

Hal ini merupakan bagian dari penataan pejabat secara besar-besaran.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Muhammad Fatoni

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Hari pertama masuk kerja di 2016, Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, melantik 95 pejabat esselon V sampai esselon II dengan posisi jabatan baru.

Hal ini merupakan bagian dari penataan pejabat secara besar-besaran.

Bupati mengatakan manajemen kelembagaan baru sudah sesuai UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Harapannya, dengan penataan pemerintahan dapat lebih profesional dan semakin sempurna.

"PNS harus move on. Mindset aparatur harus berubah dari birokrasi lama menjadi layanan prima," pesannya saat pelantikan tersebut, Senin (4/1/2016).

Kabag Humas dan Ti Setda Kulonprogo, Rudy Widyatmoko, menjelaskan penataan itu dilakukan menyusul adanya penambahan Dinas Kebudayaan yang memisahkan diri dari Disbudparpora.

Sebab itu, kini harus ada penempatan pada pos jabatan di dinas baru maupun instansi yang ditinggalkan tersebut.

Menurut Bupati, ada tiga jabatan eselon II yang pengisiannya menggunakan sistem lelang. Untuk jabatan eselon III - V, dilakukan secara profesional sesuai jenjang kepangkatan dan penilaian berdasarkan UU ASN.

"Melalui penataan profesional harapannya aparatur negara juga menerima reward yang baik," lanjutnya.

Adapun Dinas Kebudayaan dibentuk sebagai sikap atas adanya UU Keistimewaan dan Perda Keistimewaan. Harapannya, Dinas Kebudayaan yang kini dipegang Untung Waluyo sebagai kepalanya (Sebelumnya Kepala BPBD Kulonprogo) dapat bekerja dengan baik dan berprestasi.

"Kebudayaan punya peran penting dalam pembangunan," kata Hasto.

Selain jabatan Kepala Dinas Kebudayaan, posisi strategis lainnya antara lain Kepala Disparpora dijabat Krissutanto yang sebelumnya merupakan kepala Disbudparpora.

Kepala BPBD yang ditingggalkan Untung Waluyo kini dipegang Gusdi Hartono yang sebelumnya menjabat Kabid Binamarga DPU.

Joko Mursito yang sebelumnya Kabid Kebudayaan Disbudparpora, kini menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan, Rohedy Goenoeng dari Sekretaris Disbudparpora kini menjadi Sekretaris Disparpora, dan Direktur RS Nyi Ageng Serang dijabat dokter Sandrawati Said. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved