Pengunjung Kaget Tarif Parkir Naik

Ia mengaku sangat keberatan mengenai hal itu, namun apa daya ia sedikit mengalah untuk memaklumi bahwa ia pulang saat kondisi musim liburan.

Penulis: abm | Editor: oda
tribunjogja/usmanhadi
Suasana lokasi parkir di bahu jalan yang berada di area Malioboro Yogyakarta. (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wajahnya melohok, saat melihat selembar kertas yang diberikan oleh juru parkir.

Butuh beberapa detik ia melihat itu, hingga pada akhirnya selembar uang Rp 5.000 dikeluarkannya dari saku celana dan diberikan kepada juru parkir yang menjaga motor-motor yang memakan sebagian badan jalan.

Ia langsung beranjak dari tempatnya semula, dan berkeliling di area Sekaten.

Herbudi Cahyo Nugroho, salah satu mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang asal Yogyakarta memutuskan pulang untuk mengisi waktu liburnya.

Menurutnya sangat disayangkan jika kembali pulang namun tidak menyempatkan untuk berkeliling, apalagi di kawasan Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta sedang ada Pasar Sekaten yang menjajakan banyak sekali hiburan rakyat dan barang-barang murah meriah.

"Saya kaget dan heran lihat harga parkir motor Rp 5.000. Padahal kan kalau lagi kaya begini (liburan) yang saya tahu paling tinggi Rp 3.000," ungkap Herbudi kepada Tribun Jogja, Sabtu (26/12/2015) siang.

Ia mengaku sangat keberatan mengenai hal itu, namun apa daya ia sedikit mengalah untuk memaklumi bahwa ia pulang saat kondisi musim liburan.

Herbudi mengikuti tarif yang dipasang oleh juru parkir yang berada di seputaran Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta.

Herbudi pun sempat memperlihatkan karcisnya yang berisikan tarif untuk tiga jenis kendaraan. Dalam karcis tersebut tertera tarif motor Rp 5.000, mobil Rp 10.000 dan kendaraan travel Rp 20.000.

Hal itulah yang membuatnya melohok saat melihat secarik kertas yang diberikan oleh juru parkir.

"Tarif segini hanya untuk musim liburan saja. Sekarang kan sedang musim liburan dan ada Sekaten di sini. Biasanya memang paling tinggi Rp 3.000 kami menaikan tarif saat musim seperti ini. Tapi karena panitian penyelenggara di sini tidak memberikan fasilitas yang memadai untuk parkir, kami terpaksa memasang tarif segini," kata A'Ing, salah satu juru parkir di kawasan Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta.

Lahan parkir yang digunakan di kawasan tersebut pun memakan sebagian badan jalan. Ia mengatakan, sempat ada ungkapan keberatan dari para pengguna parkir di lahannya.

Namun menurutnya itu sudah menjadi resiko baginya dan juru parkir lainnya yang ada di kawasan tersebut.

"Ya mau gimana lagi, tempat di sini terbatas. Lagian ini kan momen liburan, jalan padat, pengunjung kebanyakan enggak banyak mikir untuk tarif segini," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved