Pesawat T-50i Golden Eagle Layak Terbang
Pesawat jet tempur T-50i Golden Eagle milik TNI AU jatuh setelah melakukan atraksi sekitar pukul 09.53.
Penulis: ang | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pesawat jet tempur T-50i Golden Eagle milik TNI AU jatuh setelah melakukan atraksi sekitar pukul 09.53.
Lokasi jatuhnya pesawat tersebut diketahui di halaman selatan Lanud dan di timur komplek Akademi Angkatan Udara (AAU).
Dalam inseden tersebut, dua awak pesawat, masing-masing pilot Letkol Penerbang Marda Sarjono dan back seater Kapten Penerbang Dwi Cahyadi diketahui meninggal dunia.
Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Imran Baidirus mengatakan, jet tempur yang menjadi pesawat latih itu jatuh setelah bermanuver selama 15 menit.
Kondisi pesawat pun rusak berat pascainsiden itu.
"Kami belum bisa memastikan di ketinggian berapa pesawat jatuh. Namun biasanya manuver dilakukan di ketinggian 500 feet hingga 15.000 feet," ungkapnya.
Meski demikian, pihak belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait insiden tersebut.
Pihak Lanud masih menunggu tim dari Markas Besar TNI AU yang melakukan investigasi kecelakaan pesawat itu.
Kendati demikian, Imran menjelaskan jet tempur buatan Korea itu yang digunakan sebagai pesawat latih dalam kondisi yang baik.
Bahkan usia pesawat yang ber-home base di Lanud Iswahyudi Madiun Skuadron Udara XV itu relatif baru.
"Baru didatangkan dari Korea tiga tahun ini secara bertahap," paparnya.
Kedua awak diketahui sudah memiliki pengalaman yang cukup untuk menerbangkan pewasat. Sang pilot, Letkol Penerbang Marda merupakan Komandan Skuadron XV. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/foto-kenangan-pesawat-1_20151220_132512.jpg)