Jadi Perdebatan, Guru Sekolah di Amerika Minta Siswa Salin Kaligrafi Syahadat
Jadi perdebatan sebab kalimat yang ditulis adalah kalimat syahadat Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah
TRIBUNJOGJA.COM - Pelajaran Sekolah selevel Sekolah Menengah Atas (SMA) di Virginia, Amerika Serikat ramai jadi pembicaraan
setelah guru disana meminta siswa untuk berlatih menulis Kaligrafi.
Situs Foxnews.com, Selasa (15/12/2015) melansir, pada dasarnya pelajaran menulis Kaligrafi itu berlangsung di kelas geografi
dunia.
Pelajaran itu jadi perdebatan sebab kalimat yang ditulis adalah kalimat syahadat, "Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah,
dan Muhammad adalah utusan Allah,".
Foxnews juga menyebutkan, laporan soal kejadian itu muncul dari laporan www.schillingshow.com pada Selasa (15/12/2015).
Laporan itu menyebutkan, para orantua siswa di Greenville, Virginia Riverheads SMA dikejutkan oleh tugas yang diberikan di
kelas Dunia Geografi.
Guru kelas, Cheri Laporte, meminta siswa untuk berlatih menulis kaligrafi dengan menyalin pernyataan keimanan umat Muslim.
Kontroversi muncul sebab membaca syahadat merupakan langkah mendasar bagi umat muslim atau penting dilakukan saat meyakini
Islam.
Menurut orang tua, siswa tidak diberitahu terjemahan atau arti khusus dari teks bahasa Arab saat menyalin.
Dengan kata lain, kemungkinan besar remaja pemeluk Kristen yang ikut kelas tidak tahu apa yang salin.
Menanggapi kejadian itu, pihak sekolah menyatakan, siswa sama sekali tidak diminta untuk menerjemahkannya, mengucapkannya
atau mengadopsi atau mengucapkannya sebagai keyakinan pribadi.
"Mereka (siswa) hanya diminta untuk mencoba untuk membuat dari sisi artistik Arab untuk memahami kompleksitas artistik," ujar
sekolah kepada Fox News.
Pada kasus itu juga ada orangtua siswa tak terima bahwa bagian dari Alquran telah disampaikan kepada siswa, sementara
Alkitab tidak.
Laporan itu juga menyebutkan, Guru dilaporkan tak memberikan Alkitab karena semua siswa telah membaca atau melihat sebuah
Alkitab.
Sekolah di kabupaten itu mengatakan tidak kontroversi, mereka hanya ingin siswa untuk berpartisipasi dalam pelajaran.
Kejadian itu jadi perbincangan sebab ada beberapa kalangan yang mengkhawatirkan setelah belajar menulis Kaligrafi akan
dilanjutkan jadi Indoktrinasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tulisan-kaligrafi-syahadat_20151216_124914.jpg)