Ruang Tunggu Sepeda Bakal Didesain Ulang

Ruang tunggu sepeda akan diterapkan memanjang ke belakang di sisi kiri jalan, agar lebih memudahkan pengendara sepeda untuk mengaksesnya.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: oda

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta melaksanakan desain ulang (redesign) ruang tunggu sepeda di seluruh jalan wilayah Kota Yogyakarta.

Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Yogyakarta, Windarto, menuturkan, desain ulang ini akan diterapkan pada setiap persimpangan yang memiliki ruang tunggu sepeda.

Ia menuturkan, pihaknya tengah mengkaji rencana redesain ruang tunggu sepeda. Wacananya, ruang tunggu sepeda akan diterapkan memanjang ke belakang di sisi kiri jalan, agar lebih memudahkan pengendara sepeda untuk mengaksesnya.

"Kami masih mengkaji apakah desain memanjang ke belakang ini relevan diterapkan, mengingat dengan bentuk ruang tunggu sepeda yang lama yang terletak di depan menyusahkan pesepeda untuk mengakses karena terhalang kendaraan bermotor lainnya," ujar Windarto, Selasa (8/12/2015).

Dishub Kota Yogyakarta saat ini tengah melakukan pengecatan marka jalan, baik ruang tunggu sepeda, jalur khusus sepeda. Ruang tunggu sepeda akan dicat ulang memakai cat warna hijau dengan simbol sepeda tergambar di ruang tunggu sepeda.

Pengecatan ulang ini dilaksanakan karena sebagian besar marka jalur khusus sepeda, dan ruang tunggu sepeda mulai luntur karena terpapar hujan.

Anggaran pengecatan dialokasikan menggunakan APBD murni 2015, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember.

"Kontraktor hampir semua yang ilang. mulai jalur sepeda, jalur hijau. ada penambahan pemeliharaan. anggaran murni. lebar 2mili, lebar dua meter panjangnya lebar jalan. target desember," jelasnya.

Tambah Windarto, pihaknya juga bermaksud menambah jalur-jalur khusus sepeda di beberapa ruang jalan di Kota Yogyakarta, namun masih dikaji lebih lanjut.

Menurutnya, penambahan jalur khusus sepeda dapat memudahkan akses pesepeda di dalam kota.

"Penambahan jalur masih kami kaji lagi, apakah masih mungkin dilakukan penambahan," tuturnya.

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, Agustina Christiani, menuturkan, perlunya penambahan jalur khusus sepeda karena sesuai dengan motto, Sego Segawe, 'Sepeda Kanggo Kerja lan Nyambut Gawe'.

Ia menuturkan, penambahan jalur khusus dapat memudahkan akses pesepada di dalam kota. Namun, saat ini baru tersedia Pergola khusus untuk pedestrian, sedangkan jalur khusus sepeda sudah teraplikasikan di jalanan kota, namun jarang termanfaatkan.

"Sego Segawe harus kita hidupkan kembali. Selain bersepeda lebih nyaman, dan bebas emisi, karena baik untuk lingkungan. Namun rupanya, budaya tersebut perlu diterapkan lagi, mulai dari perkantoran.

Saat ini masih Pergola yang teraplikasikan untuk perjalan kaki," ujar Ana, Selasa (8/12/2015). (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved