Anggota Polsek Bandongan Tetap Bertugas Meski Terjadi Pro dan Kontra

Meski terdapat polemik di masyarakat mengenai status Polsek Bandongan, sejumlah anggota yang bertugas di Polsek Bandongan tetap menjalani tugasnya

Anggota Polsek Bandongan Tetap Bertugas Meski Terjadi Pro dan Kontra
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Meski terdapat polemik di masyarakat mengenai status Polsek Bandongan, sejumlah anggota yang bertugas di Polsek Bandongan tetap menjalani tugasnya seperti biasa. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Meski terdapat polemik di masyarakat mengenai status Polsek Bandongan, sejumlah anggota yang bertugas di Polsek Bandongan tetap menjalani tugasnya seperti biasa.

Mereka juga mengaku telah mengisi hak angket untuk tetap menjadi anggota Polres Magelang atau Polres Magelang Kota.

“Kalau sebagai anggota, kami menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Kami sudah mengisi angket dan tidak ada masalah bagi kami,” ujar Brigadir Gatos S, salah satu anggota Polsek Bandongan, Minggu (6/12/2015).

Hal senada juga dikatakan oleh Bripka Kasdi, yang mengaku menyerahkan sepenuhnya pada pimpinan. Dia hanya berusaha untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya dan tidak mempermasalahkan apapun.

“Memang kalau yang tinggal di Kota, lebih enak kalau masuk Polres Magelang Kota. Semua itu kami serahkan pada pimpinan kami,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, perluasan wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota yang mencakup Polsek Bandongan di Kabupaten Magelang menuai pro dan kontra dari kalangan warga dan juga Pemerintah Kabupaten Magelang.

Di sisi lain, warga khawatir nantinya Bandongan akan dicaplok wilayah Kota Magelang lama kelamaan.

Kapolres Magelang, AKBP Zain Dwi Nugroho menjelaskan, kebijakan penggabungan wilayah hukum ini tetap akan berjalan meski Bupati menolak.

Dia juga meminta dukungan dari seluruh instansi, masyarakat, dan tokoh masyarakat agar pelayanan ke depan bisa lebih optimal dan bagus.

Adapun, Kapolres menjelaskan, personel yang bertugas di Polsek Bandongan diberikan angket untuk mengisi agar menentukan pilihan untuk tetap di Polres Magelang atau pindah ke Polres Magelang Kota.

Anggota diberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya.

“Keputusan ada di tangan Kapolda,” paparnya. (tribunjogja.com)

Penulis: ais
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved