Masa Mekar Bunga Lily Berakhir

Tangkai-tangkai bunga yang berada di lahan seluas lebih kurang 2.300 meter persegi tersebut banyak yang patah terinjak-injak wisatawan.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM | Hari Susmayanti
Sejumlah warga mengabadikan diri dengan berfoto di tengah-tengah hamparan kebun bunga lili atau bakung yang ada di Desa Salam, Kecamatan Patuk. Bunga ini hanya mekar saat awal musim penghujan dan oleh warga sekitar dijual di tepi-tepi jalan, Kamis ( 26/11/2015). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sejak menjadi objek wisata dadakan sekitar dua minggu lalu, kebun bunga lily amaryllis milik Sukadi (43), warga Dusun Ngasemayu, Desa Salam, Patuk hingga kini masih ramai dikunjungi pelancong.

Namun, kebun bunga yang tepat berada di tepi jalan Yogya-Wonosari itu mulai rusak dan layu karena masa mekarnya sudah berlalu.

Tangkai-tangkai bunga yang berada di lahan seluas lebih kurang 2.300 meter persegi tersebut banyak yang patah terinjak-injak wisatawan.

Sukadi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dengan kerusakan kebunnya. Apalagi saat ini masih banyak wisatawan berkunjung untuk berfoto-foto di tengah kebun.

"Biasanya bunga lily ini bisa bertahan sekitar dua minggu," katanya saat ditemui, Minggu (29/11/2015).

Setelah masa mekar selesai, ayah dua anak ini berencana untuk menata ulang kebunnya. Nantinya umbi-umbi bunga lily akan ditanam secara teratur. Kebun akan dibuat jalan khusus bagi wisatawan.

"Nanti akan disediakan tempat khusus untuk berfoto-foto. Sehingga saat musim berbunga tahun depan bisa lebih baik lagi," jelasnya.

Dari pantauan Tribun Jogja, ratusan wisatawan masih memanfaatkan sisa-sisa bunga lily yang sudah mulai layu untuk berfoto-foto di tengah kebun.

Tak hanya wisatawan domestik. Banyak turis asing yang datang untuk melibat secara langsung kebun bunga yang sempat heboh di media sosial tersebut.

Selengkapnya simak di halaman 6 Tribun Jogja edisi Senin (30/11/2015). (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved