Liputan Khusus

Tidak Semua Industri di DIY Terpuruk

Kondisi perekonomian saat ini tidak bisa disebut baik atau tidak baik.

Penulis: dnh | Editor: Muhammad Fatoni
www.tribunnews.com
Pekerja 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kondisi perekonomian saat ini tidak bisa disebut baik atau tidak baik.

Menurut Wakil Ketua Bidang Organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Daerah Istimewa Yogyakarta, Gonang Djuliastono, hal tersebut tergantung dari jenis usaha yang dikelola.

"Tergantung dari berbagai jenis usaha yang dikelola, kadang-kadang kalau pas kaya gini, dolarnya baru naik, berarti yang berkaitan dengan dunia industri yang berbahan baku produk import itu biasanya memang agak kesulitan," ujarnya kepada Tribun Jogja pekan kemarin.

Sementara itu, di industri yang lain justru ada yang mencatatkan hasil yang bagus.

Seperti ada beberapa pihak yang mencatatkan ekspor yang bagus.

"Artinya yang kena PHK dan sebagainya di industri-industri tertentu," jelas Gonang.

Sementara itu dari data Badan Pusat Statistik DIY, perekonomian DIY di triwulan III 2015 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 5,57 persen. Setelah sebelumnya mengalami kontraksi selama triwulan II 2015.

"Coba kalau lihat di perbankan, atau mungkin di UKM, atau mungkin perdagangan secara umum itu kan jarang ada PHK, yang banyak itu mereka yang bergerak di bidang industri pabrik yang besar besar yang memiliki tenaga yang banyak, yang seperti itu lho," kata Gonang.

Memang secara umum kondisi yang ada sedang lesu, tetapi tetap ada yang diuntungkan dan untuk DIY tidak bisa juga disebut lesu karena tidak banyak industri seperti di daerah lain.

Terkait dengan upaya yang bisa dilakukan, menurut Gonang pemilik usaha seharusnya sudah bisa paham dengan kondisi yang ada saat ini.

Terlebih bagi yang sudah berkecimpung selama puluhan tahun di bidangnya.

"Minimal mereka sudah tahu kalau seperti ini harus seperti ini, harusnya sudah paham," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved