Raskin ke 14 Antisipasi Paceklik
Menjelang akhir tahun, pemerintah bahkan tidak hanya mendistribusikan raskin 13 kali, namun juga melanjutkannya dengan distribusi yang ke 14.
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Lonjakan harga beras di pasaran yang terjadi tahun lalu membuat pemerintah bergegas mengantisipasinya agar tidak terulang pada akhir tahun ini.
Salah satunya dengan mekanisme distribusi beras untuk masyarakat miskin lebih banyak.
Kali ini, menjelang akhir tahun, pemerintah bahkan tidak hanya mendistribusikan raskin 13 kali, namun juga melanjutkannya dengan distribusi yang ke 14.
Selain sebagai antisipasi dan menjaga kestabilan harga beras di pasaran, mekanisme itu untuk menyikapi dampak El Nino dan mundurnya musim hujan yang mengakibatkan tertundanya masa tanam.
Kabulog Divre DIY, Langgeng Wisnu Adi Nugroho, mengatakan hal itu merupakan salah satu hasil rapat dengan Dinsosnakertrans Kulonprogo berdasarkan evaluasi distribusi tahun sebelumnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri pula tim raskin Pemda DIY, kabupaten dan kecamatan serta petugas kesejahteraan sosial yang ada di setiap kecamatan.
"Raskin tahun ini juga ada yang ke 14. Ini kebijakan agar tidak terulang adanya lonjakan harga seperti tahun lalu," kata Langgeng, saat rapat koordinasi di Dinsosnakertrans, Kamis (5/11/2015).
Upaya mengantisipasi paceklik tersebut, menurutnya, juga dilakukan dengan penerimaan raskin pada tahun ini. Dengan demikian, ketika hujan baru turun pada desember dan berlanjut dengan musim tanam, rentang waktu belum panen hingga Maret tahun depan sudah tersedia beras yang disalurkan.
Kepala Dinsosnakertrans Kulonprogo, Eka Pranyata, menambahkan bahwa distribusi raskin hingga yang ke 13 telah diselesaikan pada Oktober lalu. Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan distribusi raskin berjalan lancar.
"Demikian juga yang selanjutnya didistribusikan akhir tahun ini kami harap berjalan lancar," kata Eka.
Distribusi raskin pada bulan ini akan dimulai tanggal 9 hingga 19 November. Menurutnya, sesuai jadwalnya, distribusi raskin dimulai dari Kecamatan Pengasih pada 10 November, Girimulyo dan Kalibawang (11/11/2015), Sentolo (12/11/2015), Lendah dan Galur (16/11/2015), Nanggulan dan Samigaluh (17/11/2015), Panjatan dan Kokap (18/11/2015), dan Temon dan Wates (19/11/2015). (tribunjogja.com)