Penyelidikan Tergelincirnya Batik Air Butuh Waktu 4 Bulan

KNKT masih harus melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, kondisi pesawat, mengumpulkan data-data cuaca, kondisi landasan dan lainnya.

Penulis: abm | Editor: oda

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pasca kejadianBatik Air dengan nomor penerbangan ID-6380 tujuan Jakarta-Yogyakarta tergelincir saat mendarat di Bandara Adisucipto Yogyakarta, Jumat (6/11/2015) kemarin, pihak Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta langsung melakukan evakuasi pesawat.

Evakuasi pesawat Boeing 737-900 ER yang berlangsung Sabtu (7/11/2015) pukul 00.00 hingga 04.40 WIB itu dikatakan pihak Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta berjalan dengan lancar. Pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga telah mengambil Black Box pesawat tersebut untuk diteliti.

"Usai proses evakuasi tersebut kami langsung lepas Black Box dari pesawat untuk dibawa dan diteliti di Jakarta besok (8/11/2015)," ungkap Investigator KNKT, Nur Cahyo Utomo, kepada Tribun Jogja, usai melakukan rapat tertutup bersama pihak Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta dan Batik Air di Kantor Angkasa Pura Yogyakarta, Sabtu (7/11/2015) siang.

Selain itu, pihaknya pun masih belum bisa memberikan kesimpulan mengenai kejadian pesawat tergelincir itu, sebab KNKT masih harus melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, kondisi pesawat, mengumpulkan data-data cuaca, kondisi landasan dan lainnya.

"Ketentuan internasional waktunya 1 tahun. Tapi kami tidak akan berleha-leha untuk menyelesaikan ini. Kami akan upayakan secepatnya, sekitar 3 sampai 4 bulan ke depan. Prosesnya tidak bisa langsung disimpulkan begitu saja," ujarnya.

Untuk data pelaporan dari black box maupun investigasi di lapangan pun menurutnya akan menghabiskan waktu 30 hari.

Setelah itu mereka akan membuat sebuah laporan yang nantinya akan dikomentari oleh pihak Batik Air maupun Bandara Adisucipto.

"Belum lagi kami harus mewawancara pilot, co pilot dan crew yang terlibat di pesawat tergelincir itu. Menurut saya waktu 4 bulan merupakan target yang masuk akal," jelasnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved