Kepala Dinsos Bantah Ketidaktahuan Pemkab Gunung Kidul
Ketidaktahuan Pemkab Gunung Kidul tentang pembangunan perumahan Desaku Menanti dibantah oleh Kepala Dinas Sosial DIY.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ketidaktahuan Pemkab Gunung Kidul tentang pembangunan perumahan Desaku Menanti dibantah oleh Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi.
"Bagaimana bisa bilang nggak tahu, Kepala Bappeda, Pak Syarif saat persiapan mengunjungi ke sana kok," tegasnya saat dihubungi Tribun Jogja melalui sambungan telepon, Senin (2/11/2015).
Untung menyebutkan jika pihak kecamatan dan juga kelurahan setempat juga sudah mengetahui adanya pembangunan rumah pengemis gelandangan dan orang terlantar di daerah tersebut.
"Pak Syarif bahkan menyanggupi listrik dan juga air. Saat itu disampaikan secara lisan," imbuhnya.
Untung menyarankan untuk menanyakan kembali kepada Syarif Armunanto, tentang ketidaktahuan dirinya yang dimaksud dalam proyek tersebut.
"Itu sudah dibicarakan. Mulai belum ada apa-apa hingga tahap persiapan, dia berkunjung ke sana. Saya punya dokumentasi dan portofolionya," pangkas Untung.
Sebelumnya, Kepala Dinsosnakertrans Gunungkidul, Dwi Warna Widi Nugraha mengaku pihaknya tidak mengetahui kalau ada kunjungan menteri sosial ke Nglanggeran.
Sebab, pihaknya tidak mendapatkan tembusan maupun undangan untuk menghadiri acara tersebut. “Saya tidak tahu dan tidak mendapatkan undangan,” katanya.
Dwi menambahkan, selain itu pihaknya tidak terlibat dalam penentuan lokasi pembangunan perumahan bagi PGOT tersebut. “ Lokasinya kok bisa di Nglanggeran juga ya,”tanyanya.
Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Gunungkidul, Syarif Armunanto mengungkapkan saat dilakukan pembicaraan dengan Sekda DIY, Ichsanuri beberapa waktu sebelumnya, sempat muncul permintaan untuk menghentikan pembangunan di Dusun Doga tersebut.
Hanya saja, dalam perjalanan, pembangunan malah terus dilakukan hingga saat ini. “Namun kenyataannya masih nekat dibangun. Jadi kita tidak bertanggung jawab,” ucapnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rumah_jfhgjksf_20151101_133223.jpg)