40 Model Pamerkan Batik Khas Kulonprogo

Fashion show desain batik di halaman Gedung Binangun Kulonprogo, Senin (19/10/2015) malam, mengusung motif andalan Bumi Menoreh

Tayang:
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Yoseph Hary
Model berbalut batik khas Kulonprogo tampil di sela-sela gala dinner di hadapan tamu undangan perwakilan kontingen Porda XIII DIY di halaman Gedung Binangun Kulonprogo, Senin (19/10/2015) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM,KULONPROGO - Fashion show desain batik di halaman Gedung Binangun Kulonprogo, Senin (19/10/2015) malam, mengusung motif andalan Bumi Menoreh, Geblek Renteng dan Galaran serta Grinsing.

Setidaknya 40 model berbalut batik khas Kulonprogo malam itu mampu menyajikan motif-motif yang memesona dan eksotis.

Di hadapan para tamu undangan perwakilan kontingen Porda XIII DIY yang bergabung dalam gala dinner bersama bupati, para model itu mempertontonkan desain batik hasil pengembangan perajin Kulonprogo.

Pemilik Sinar Abadi Batik yang memotori peragaan busana tersebut, Puryanto, mengatakan gelar fashion show itu berusaha mengangkat motif batik dari dua sisi.

Pertama motif Geblek Renteng yang kini memang sedang naik daun.

Kedua berusaha kembali mengingatkan masyarakat bahwa Kulonprogo memiliki motif warisan nenek moyang berupa Galaran dan Grinsing.

"Dua motif terakhir sudah lebih dulu tapi seperti dilupakan masyarakat. Motifnya memanjang dan bulatan kecil. Untuk Geblek Renteng berupa angka delapan," kata Puryanto, Senin malam.

Dia berharap dengan fashion show itu batik khas Kulonprogo tersebut bakal kembali terangkat. Dia bahkan menampilkan tiga motif itu melalui lenggak-lenggok model yang terbagi dalam empat kategori, yaitu pegawai, remaja, ibu muda dan casual.

Penampilan para model dalam balutan batik pun mampu memeriahkan gala dinner malam itu. Ditambah permainan lampu dan musik yang berdetak dengan ritme cepat, suasana pun menjadi kian semarak.

Puryanto mengatakan gelar fashion show batik tersebut menjadi salah satu upaya melestarikan batik.

Menurutnya, batik merupakan kekayaan budaya Indonesia yang harus tetap dijaga diteruskan generasi saat ini.

Model fashion batik, Rita Purwaningrum, mengaku cukup menikmati berjalan dengan busana batik.

Terlebih, dengan batik motif Geblek Renteng khas Kulonprogo, dia ikut merasa bangga karena ternyata Bumi Menoreh memiliki kekayaan yang unik dan menarik.

"Ini beruntung sekali bisa pakai batik Kulonprogo. Nanti bisa sering-sering pakai yang ini," katanya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved