Anindya Pulang ke Kampung Halaman Bersama Jenazah Sang Bunda

Ibu Anindya merupakan korban kecelakaan tunggal hingga meninggal dunia, ia tercatat sebagai mahasiswi S2 Simkes FK UGM

Penulis: mrf | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM | KHAERUR REZA
Sakira Anindya (3), yang tengah dirawat di RS Panti Rapih, Yogyakarta, Rabu (14/10/2015) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jenazah mahasiswi S2 Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (Simkes) FK UGM yang sehari sebelumnya meninggal lantaran alami kecelakaan tunggal, AC Devilia diberangkatkan ke daerah asalnya di Riau pada Kamis (15/10/2015) pagi. Sebelumnya, jenazah disalatkan terlebih dahulu di asrama mahasiswa Kepulauan Riau di Yogyakarta.

[Baca juga : Sang Ibu Meninggal, Anak Ini Dirawat Seorang Diri di RS Panti Rapih]

“Jenazah bersama anaknya diantar dari rumah sakit ke asrama (Kepulauan Riau di Yogyakarta) pada pukul 04.00 pagi. Kemudian disalatkan, sekitar pukul 04.30 pagi diantarkan ke bandara untuk kembali ke Riau,” ucap rekan sekelas Devilia di UGM, Nasrullah Fahmi, Kamis (15/10).

Dia menambahkan, jenazah Devilia dipulangkan ke Riau dengan ditemani suami, anaknya yang juga menjadi korban beserta kakaknya.

Adapun suami dan kakak Devilia sendiri tiba di Yogyakarta pada Rabu (14/10), sekitar pukul 22.00 WIB.

Pun menurut dia, pesawat yang ditumpangi jenazah Devilia tak langsung menuju Riau. Bandara yang ada di sana masih ditutup lantaran kabut asap. Oleh karenanya jenazah ke Batam terlebih dahulu, kemudian ke Padang.

[Baca juga: Nindya Segera Bertemu dengan Keluarga Besarnya]

“Dari Padang menuju rumah almarhumah melalui transportasi darat. Update terakhir yang saya terima seperti itu,” jelas Fahmi, sapaan akrabnya.

Berduka

Fahmi mengungkapkan, keluarga besar Simkes UGM berduka atas meninggalnya AC Devilia. Selain karena rekan satu perjuangan, Devilia dikenal supel oleh kawan-kawannya.

Bahkan sesaat sebelum kejadian nahas itu terjadi, Devilia sempat mengirim pesan melalui BBM kepada temannya, Al Muhsinin pada pukul 06.30 WIB, sekadar menanyakan kabar dan mengajak diskusi pada esok harinya. Namun ketika Al Muhsinin membalas sesaat setelahnya sudah tidak ada jawaban.

“Ketika mas Al (sapaan akrab Al Muhsinin) membalas, sudah tidak diread. Ternyata sekitar jam 7 pagi, mba Devilia kecelakaan,” ujarnya. (mrf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved