Bajeendul, Jenang Pepaya yang Dijual Online
Rini Wijayanti tergerak untuk membuat camilan modifikasi bernama Bajeendul atau Bagusnya Jenang Gandul.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Buah pepaya bisa diolah menjadi beragam penganan yang nikmat dan lezat.
Bahkan, melimpahnya buah tersebut di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, membuat Rini Wijayanti tergerak untuk membuat camilan modifikasi bernama Bajeendul atau Bagusnya Jenang Gandul.
Makanan ini pun sukses dijual Rini di pameran-pameran dan secara online.
Tangan Rini tak henti-hentinya menata jenang pepaya yang dibungkus dengan kertas berwarna coklat itu ke dalam sebuah rak.
Dia juga menata beberapa jenang yang dibungkus dengan anyaman bambu dan sangat menarik pengunjung pameran Pekan Raya Magelang 2015.
Stan milik warga Bumiharjo, Kecamatan Borobudur ini memang berbeda dari stan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ditampilkan dalam PRM tersebut.
Di stan ini menampilkan makanan camilan yang unik dan menarik perhatian pengunjung.
Sebut saja Bajeendul, yang menurut Rini merupakan kependekan dari Bagusnya Jenang Gandul. Makanan ini terbuat dari pepaya Taiwan hasil panenan dari wilayah Kecamatan Borobudur.
Meskipun dibuat dari bahan baku pepaya, namun Bajeendul ini bercita rasa modern, karena dicampur dengan coklat.
“Makanan ini adalah pengembangan dari modifikasi camilan dari pepaya. Baru saja saya launching dan memang saat ini banyak saya jual melalui online shop,” ujar Rini kepada Tribun Jogja, baru-baru ini.
Menurut Rini, pembuatan Bajeendul ini merupakan pengembangan dari UMKM saos pepaya dan jenang Katese. Makanan tersebut, kata dia, telah diproduksi Rini selama beberapa tahun terakhir.
Adapun, ide pembuatan makanan camilan berbahan pepaya ini, karena rasa prihatin dengan harga pepaya di desanya.
“Harga pepaya per kilogramnya sangat murah. Apalagi, di wilayah saya banyak terdapat pepaya taiwan yang dikembangkan petani. Rasanya waktu itu eman-eman kalau harga pepaya cukup murah dan hanya untuk pakan sapi,” katanya.
Begitu mengetahui potensi pepaya tersebut, dia akhirnya memutuskan untuk berkreasi membuat camilan dengan pepaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jenang-pepaya_20150907_143417.jpg)