Kasus Udin

Udin Adalah Wartawan yang Langka

Ziarah ke makam Udin selain diisi tabur bunga dan doa bersama juga diwarnai pembacaan puisi-puisi tentang Udin

Penulis: apr | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Anas Apriyadi
Sastrawan joko pinurbo membacakan pusisi untuk Udin 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Keteladanan perjuangan Fuad Muhammad Syafruddin (Udin), jurnalis yang dibunuh pada 19 tahun lalu dan kasusnya hingga kini belum menemui kejelasan membuat sejumlah kalangan melakukan ziarah ke makamnya pada Senin (17/8/2015).

Sejumlah jurnalis dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Koalisi Masyarakat Untuk Udin (K@MU), Masyarakat Transparansi Bantul (MTB) melakukan napak tilas tempat penganiayaan Udin di rumah kontrakannya dahulu, Gelangan-Samalo, Patalan, Jetis hingga ziarah ke makam Udin di Gedongan, Trirenggo, Bantul.

Ziarah ke makam Udin selain diisi tabur bunga dan doa bersama juga diwarnai pembacaan puisi-puisi tentang Udin.

Joko Pinurbo merupakan salah satu sastrawan yang membacakan puisi buatannya sendiri berjudul "Ziarah Udin".

Bagi Joko, Udin merupakan jurnalis yang langka karena selain profesional menjalankan tugasnya sebagai wartawan.

Udin juga tidak melupakan tanggungjawab kemanusiaannya untuk memperjuangkan kebenaran walau harus dibayar dengan nyawanya.

"Udin adalah wartawan yang mampu bekerja melampaui sifat-sifat profesional wartawan," katanya.

Aktivis K@MU, Tri Wahyu mengungkapkan Udin telah memulai perjuangan melawan korupsi bahkan sebelum KPK ada dengan tulisan yang Ia tulis pada masanya.

Sayangnya Udin mendapat tindakan kekerasan dari penguasan akibat suara kritisnya.

"Tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap siapapun tidak bisa dibenarkan," katanya.

Tri berharap pihak kepolisian segera mengungkap siapa pembunuh Udin yang selama 19 tahun ini belum juga ada kejelasan.

"Kita akan terus mendorong penuntasan kasus Udin, tidak boleh pihak-pihak pro kekerasan menutup suara kritis pihak-pihak anti korupsi," jelasnya. (tribunjogja.com).

Delivery Makanan Jogja? Klik makandiantar.com atau 0274 554 554. Ongkir Gratis !

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Kasus Udin
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved