Sultan Izinkan Pagar Sisi Timur Altar Dirobohkan

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan izin jika pagar pekapalan Alun-alun utara (Altar) sisi timur dirobohkan.

Tayang:
Penulis: had | Editor: oda

"Saat ini berlangsung rehabilitasi empat pekapalan di disi barat Alun-alun (Utara) yang ditangani oleh Dinas Kebudayaan DIY," ungkapnya.

Kepala DPUP-ESDM DIY, Rani Sjamsinarsi mengatakan, anggaran Rp 22 miliar tersebut digunakan untuk perbaikan empat unit Pekapalan di sisi timur, penggantian pasir alun-alun, dan perbaikan drainase di bawah permukaan pasir.

Kemudian perbaikan trotoar sekitar Altar, pembangunan fasilitas parkir Ngabean dua lantai. Juga pembangunan shelter semi permanen 129 unit dilengkapi air bersih, dan saluran drainase, serta gerobak portable 90 unit.

Anggaran tersebut juga digunakan untuk pembangunan toilet under-ground serta satu unit toilet on-ground untuk difabel di sisi barat. Juga untuk pengadaan mobil road sweeper dua unit untuk kebersihan.

"Tahun ini kita anggarkan Rp 4,7 miliar, tapi belum termasuk untuk perobohan pagar. Kita lihat dulu anggarannya," katanya.

Salah seorang pedagang pakaian, Heru (40) mengatakan, sejak dilakukan relokasi dirinya belum membuka kembali lapaknya karena sepi pengunjung. Berbeda dengan sebelumnya saat bus-bus pariwisata masih diperbolehkan parkir di Altar.

“Harapan kami kalau bisa pihak Keraton dan Pemda DIY bersedia membuka pintu keraton sisi timur. Agar wisatawan juga lewat tempat ini,” harapnya. (Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved